Banjir Mulai Surut, Jalintim Kilometer 83 Pelalawan Kembali Normal

Redaksi - Senin, 03 Februari 2025 11:48 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/02/_2758_Banjir-Mulai-Surut--Jalintim-Kilometer-83-Pelalawan-Kembali-Normal.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Banjir yant menggenangi Jalintim kilometet 83 beberapa waktu lalu.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPELALAWAN - Arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 83, Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan, kembali normal dan diberlakukan dua arah. Hal ini menyusul setelah banjir yang sempat merendam jalan nasional tersebut mulai surut. Diperkirakan ketinggian air saat ini berkisar 25–30 centimeter.

Petugas gabungan di Pelalawan mulai menerapkan sistem dua arah sejak Sabtu (1/2/25) siang, memungkinkan kendaraan dari Pangkalan Kerinci menuju Pangkalan Kuras, dan sebaliknya melintas secara bersamaan tanpa rekayasa lalu lintas buka-tutup.

"Alhamdulillah, sejak kemarin arus kendaraan sudah bisa berjalan dua arah tanpa sistem buka-tutup di Kilometer 83," ujar Kapolres Pelalawan, melalui Kasat Lantas AKP Enggarani Laufria, (2/2/25).

Menurutnya, kebijakan ini diambil setelah debit air dinilai cukup aman bagi kendaraan. Lalu lintas terpantau lancar pada pagi hingga siang hari, sementara kepadatan terjadi pada sore hingga malam karena meningkatnya volume kendaraan.

"Arus lalu lintas sedikit tersendat di titik Kilometer 83 karena masih ada genangan air, sehingga kendaraan melaju lebih lambat," tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintasi Jalintim Pelalawan, khususnya di titik banjir. Pengguna jalan diminta mematuhi arahan petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait demi keselamatan bersama.

"Diharapkan seluruh pengguna jalan saling menghormati dan lebih mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan," pungkas AKP Enggarani.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Banjir Jalintim Desa Kemang Berangsur Surut

Lingkungan

Jalintim Km 83 Masih Buka Tutup Timbulkan Antrean Panjang

Lingkungan

Abdullah akan Bawa Persoalan Banjir Jalintim Pelalawan ke Bappenas dan Kementerian PUPR

Lingkungan

Banjir, Kendaraan Kecil Diimbau Hindari KM 83 Jalintim