Banjir Riau Meluas, Pemprov Minta Bantuan Pusat

Redaksi - Senin, 20 Januari 2025 18:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/01/_2857_Banjir-Riau-Meluas--Pemprov-Minta-Bantuan-Pusat.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Banjir yang merendam salah satu wilayah di Kampar.(Foto: Instagram)
kabarmelayu.comPEKANBARU- Pemerintah Provinsi Riau meminta bantuan penanggulangan banjir kepada Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulanhan Bencana. Bantuan yang diminta berupa peralatan dan logistik untuk masyarakat yang terdampak banjir di 5 Kabupaten.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M. Edy Afrizal, Senin (20/1/2024) menyampaikan permintaan bantuan itu seperti, makanan lauk-pauk, makanan siap saji, makanan tambahan gizi, perlengkapan keluarga, selimut, matras dan perlengkapan sekolah masing-masing 10.000 paket.

Selain logistik, bantuan yang diminta juga seperti tenda pengungsi 20 unit, mobil rescue 4 unit, mobil tangki air, mobil dapur umum di lapangan, perahu karet, truk serbaguna, mobil pickup, motor trail, velbed 500 unit dan genset 20 unit.

"Kita sudah mengurus pengajuan bantuan logistik dan peralatan di BNPB, mudah-mudahan bisa cepat terealisasi, mengingat semakin meluasnya banjir di wilayah Riau," ujar Edy Afrizal.

Ada lima Kabupaten di Riau yang dilanda banjir. Selain dari tingginya intensitas hujan, juga akibat dibukanya pintu waduk PLTA Koto Panjang.

Dari data yang ada, banjir terparah yakni Kabupaten Kampar yang melanda 4 Kecamatan dan 19 desa dengan jumlah warga terdampak sebanyak 2.530 KK, yang mengungsi 6 KK, termasuk fasilitas umum, pendidikan, perkantoran, dan kebun seluas 292 Ha.

Daerah lain Kabupaten Siak. Banjir menggenangi 2 Kecamatan dan 2 desa dengan jumlah terdampak banjir 823 Kk, dan yang mengungsi sebanyak 51 KK.

Selanjutnya Kabupaten Pelalawan. Banjir terjadi di 3 Kecamatan, 4 desa dengan warga terdampak 309 KK, mengungsi 19 KK. Banjir juga merendam fasilitas umum, perkantoran dan pendidikan, dan jalan sepanjang 3,5 Kilometer.

Di Kabupaten Indragiri Hulu, jumlah warga terdampak banjir sebanyak 9 KK di 3 Kecamatan dan 3 desa.

"Daerah lain yang terkena banjir seperti Inhil juga terdampak, kita sudah menyerahkan bantuan ke daerah yang terdampak banjir sesuai dengan pengajuan dari daerah. Kampar, Inhu, Pelalawan, sudah diserahkan bantuan. Untuk tenda pengungsi masing-masing daerah sudah tersedia, jika mereka kekurangan tenda dan perahu karet, segera akan kita kirimkan bantuan sesuai dengan permintaan" papar Edy Afrizal.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

526 Rumah dan Fasum di Kuansing Terdampak Banjir

Lingkungan

Curah Hujan di Pekanbaru Tinggi, Pemko Maksimalkan Penanganan Banjir

Lingkungan

Pekanbaru Masih Dibelit Persoalan Banjir, Ini Kata Wawako Markarius

Lingkungan

Sepanjang 900 Kilometer Drainase di Pekanbaru Dinormalisasi Tahun Ini

Lingkungan

Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Naik Tipis Malam Ini, di Hilir Terjadi Kenaikan Permukaan Air Sungai Kampar

Lingkungan

Tembilahan Dilanda Banjir Rob