Riau Masuk Penghujan

Redaksi - Minggu, 06 Oktober 2024 11:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/10/_9335_Riau-Masuk-Penghujan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi.(Foto: Andi/Dok)
PEKANBARU - Wilayah Riau telah memasuki musim hujan dengan puncak curah hujan diprakirakan terjadi pada bulan November 2024.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II (SSK II), Irwansyah Nasution, mengungkapkan, curah hujan pada Oktober 2024 akan berada dalam kategori menengah hingga tinggi perkiraan curah hujan berkisar antara 150 hingga 300 mm.

"Pada bulan Oktober ini, curah hujan berada dalam kategori menengah hingga tinggi. Kami memprediksi jumlah curah hujan mencapai 150 hingga 300 mm. Puncak musim hujan sendiri akan terjadi pada bulan November, dengan curah hujan yang diprakirakan lebih tinggi, mencapai 200 hingga 400 mm," jelas Irwansyah dikutip Ahad (6/10/2024).

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa saat ini fenomena ENSO (El Niño-Southern Oscillation) berada dalam kategori normal, namun diprediksi akan beralih menjadi La Nina lemah pada Oktober 2024.

Hal ini berpotensi menambah massa udara basah di wilayah Riau, yang akan berdampak pada peningkatan intensitas hujan selama bulan-bulan mendatang.

"ENSO saat ini normal, namun ada kemungkinan kita akan menghadapi La Nina lemah pada Oktober. Ini akan meningkatkan potensi hujan yang lebih tinggi karena adanya tambahan massa udara basah yang masuk ke wilayah Riau," tambahnya.

Irwansyah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti angin kencang, banjir, dan longsor, yang kerap terjadi selama musim hujan.

"Dengan intensitas hujan yang diprediksi meningkat, kami mengingatkan masyarakat untuk selalu siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan longsor. Terutama di daerah-daerah yang rawan terkena dampaknya," ujarnya.

Masyarakat Riau diharapkan tetap memperhatikan informasi cuaca terkini dari BMKG. Serta, melakukan langkah-langkah antisipasi agar dapat mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi selama puncak musim hujan pada November mendatang.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Naik Signifikan, Jumlah Hotspot Riau Pagi Ini 346, Sumatera Rekor 4.229 Titik

Lingkungan

Hotspot Riau Melonjak Lagi Pagi ini 234 Titik

Lingkungan

Hotspot Riau Bertambah Lagi, Sumatera Melonjak 2.396 Titik!

Lingkungan

Sempat Turun 20 Titik, Sore Ini Hotspot Riau naik ke Angka 64

Lingkungan

62 Hotspot Masih Terpantau di Riau. Inhil 49, Pelalawan Tersisa 7

Lingkungan

Hotspot Riau Sore Ini Turun Drastis