Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla Pulau Galang Inhu

Redaksi - Rabu, 21 Agustus 2024 04:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/08/_6524_Tim-Gabungan-Berjibaku-Padamkan-Karhutla-Pulau-Galang-Inhu.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim gabungan berjibaku memadamkan karhutla.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comINHU- Lahan seluas 10 hektare terbakar di Desa Pulau Gelang, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau Selasa (20/8). Kebakaran itu mengkibatkan munculnya 33 titik panas.

"Personel gabungan masih terus berjibaku memadamkan kebakaran lahan dan hutan di Indragiri Hulu. Bahkan tim melakukan pemadaman siang hingga malam hari untuk mencegah lahan terbakar tak meluas," ujar Kapolres Indragiri Hulu AKBP Fahrian Saleh Siregar.

AKBP Fahrian menyebutkan, puluhan personel yang tergabung dalam tim gabungan terdiri dari Polres Indragiri Hulu, Kodim 0302 Inhu, BPBD, MPA, Satpol PP hingga masyarakat. Tim sedang melakukan upaya pemadaman di lokasi sejak pagi hinga malam hari.

"Kami masih terus melakukan langkah-langkah pemadaman dan pengendalian di titik kebakaran Pulau Galang. Ini sudah memasuki hari ke 6 upaya pemadaman," jelas Kapolres.

Fahrian menjelaskan hari ini tercatat ada 33 titik panas terpantau di Indragiri Hulu. Dari jumlah tersebut, 11 titik berada pada level confidence di atas 80 persen, sedangkan 22 persen di bawah 80 persen.

"Pagi sekitar pukul 08.00 WIB titik panas di Pulau Gelang terpantau dari dashboard Lancang Kuning sebanyak 22 titik panas berstatus kuning dan 11 titik panas status merah. Namun, setelah dipadamkan tersisa 7 titik panas level kuning dan 4 titik panas level merah," terangnya.

Proses pemadaman dilakukan oleh 136 personel gabungan. Bahkan, petugas darat juga dibantu pakai helikopterwater bombingdalam proses pemadaman udara.

"Sulitnya medan disebut menjadi kendala di lokasi dalam pemadaman. Pasokan air terbatas, angin kencang hingga harus ke lokasi pakai perahu motor," ucapnya.

Akses masuk ke lokasi harus menggunakan perahu motor. Kondisi ini juga jadi kendala yang harus dilalui tim gabungan saat pengendalian kebakaran.

Selain proses pemadaman, petugas yang dipimpin Wakapolres Kompol Manapar Situmeang dan Kabag Ops Kompol Zuhri Siregar juga melakukan pendinginan. Hal ini untuk mencegah lokasi yang telah terbakar kembali membara.

"Tim masih fokus melokalisir titik api agar kebakaran tidak meluas dan melakukan proses pendinginan sampai malam, baru bisa bergeser ke posko. Besok kita akan maksimalkan lagi pemadaman dan pendinginan di lokasi tersebut," pungkas Kapolres.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Menteri LHK, Wawako Markarius Anwar Imbau Warga Waspada El Nino Ekstrem

Lingkungan

Karhutla Nihil, OMC di Riau Jalan Terus

Lingkungan

Kekuatan Pemadaman Karhutla Riau Bertambah, Heli Water Bombing BNPB Kembali Mendarat di Riau

Lingkungan

Heli BNPB Mendarat di Riau Hari Ini, Tambah Kekuatan Penanggulangan Karhutla

Lingkungan

Polisi Amankan Tersangka Kasus Karhutla di Teluk Meranti

Lingkungan

Karhutla Pelalawan Terkendali