Karhutla di HGU PT. PHI Pelalawan Dipadamkan

Redaksi - Senin, 29 Juli 2024 09:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/07/_6348_Karhutla-di-HGU-PT--PHI-Pelalawan-Dipadamkan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tampak anggota Polri dan masyarakat melakukan pemadaman Karhutla di HGU PT. PHI Desa Pangkalan Gondai, Langgam Pelalawan.(Foto: Ist)
PELALAWAN - Seluas 10 hektare lahan kosong terbakar di areal HGU perusahaan sawit PT. Permata Hijau Indonesia (PHI) Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, Riau. Lahan itu merupakan semak belukar yang belum ditanami sawit.

"Upaya pemadaman kita lakukan sejak pagi tadi hingga malam. Sekarang kita masih di lokasi melakukan pendinginan lahan menjaga supaya tidak menjalar apinya," ujar Kapolsek Langgam, Iptu Alferdo Krisnata Kaban Ahad (28/7/2024).

Dalam melakukan upaya pemadaman, kepolisian mengerahkan 111 personel. Terdiri dari Polres Pelalawan dan Polsek Langgam 20 personel, Damkar PT. PHI 45 orang, PT. NPM 15 orang PT. Parawira 10 orang, Masyarakat Peduli Api (MPA) 10 orang serta pemuda Desa Gondai 15 orang.

Peralatan yang digunakan yaitu 5 unit mesin ministriker, 3 unit mesin mark, 2 unit mesin sibahura dan 1 unit mesin apung.

Pemadaman juga dibantu helikopter water bombing.

Upaya pemadaman tak berjalan mulus, tim gabungan mengalami kesulitan karena lokasi kebakaran lahan sejauh 3,5 jam dari Polres Pelalawan. Lahan yang terbakar juga berkontur gambut sehingga api sulit padam.

"Karakteristik lokasi lahan gambut kering sehingga apabila ada angin berhembus kencang dahan dan kayu kering mudah terbakar. Angin kencang sehingga proses pemadaman menjadi sulit, bahkan akses menuju ke lokasi yang terbakar tersebut melewati semak belukar," jelas Edo.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Kris Topel mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab terbakarnya 10 hektare lahan PT PHI. Sejumlah saksi diperiksa untuk mengumpulkan alat bukti.

"Dugaan awal sumber api dari lahan Desa kusuma, di mana lahan PT. PHI berbatasan dengan desa tersebut jaraknya kurang lebih 3 kilometer," kata Kris.

Kris menyebutkan, kebakaran lahan awalnya diketahui dari patroli MPA Desa Pangkalan Gondai kemudian dilaporkan ke Bhabinkamtibmas.

"Pada Sabtu (27/7/2024) kemarin, api yang terpantau di Desa Kusuma merambat ke Desa Pangkalan Gondai tepatnya di lahan HGU milik PT. PHI. Api sudah terpantau di aplikasi karhutla Dashbord Lancang Kuning," jelasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Karhutla Hanguskan Ratusan Hektare Lahan di Bengkalis, Pelaku Diamankan

Lingkungan

Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla

Lingkungan

Api Masih Menyala di Tanjung Kapal, Alat Berat Dikerahkan

Lingkungan

Tambah Kekuatan Penanganan Karhutla, Satu Heli Water Bombing BNPB Mendarat di Riau

Lingkungan

Manggala Agni Dikerahkan Padamkan Karhutla Rupat

Lingkungan

11 Daerah di Riau Sudah Tetapkan Siaga Darurat Karhutla