SIAK, kabarmelayu.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) kabupaten Siak kembali menggelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) terkait Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang bertemakan "Keberlanjutan Penguatan Literasi Masyarakat melalui Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial sebagai Solusi Cerdas Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pasca Pademi Covid 19".
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kab Siak H. Hendrisan. S.Sos, MSi yang diwakili oleh Sekretaris Dispusip Siak Dra Hj Nining Riskianti M.Si didampingi Kabid Perpustakaan Syafrijaldi S.Pd. Sn, Anita SS sebagai Master Trainer kegiatan, yang berlangsung di Aula Kantor Dispusip Kab Siak Jumat (25/08/23).
Sekretaris Dispusip Siak Nining Riskianti menyampaikan dalam sambutannya bahwa Desa merupakan bagian administrasi pemerintahan yang paling kecil dan paling dekat dengan masyarakat. Dan keberadaan perpustakaan desa dekat dengan masyarakat turut membantu dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Diperlukan pengelolaan perpustakaan yang mampu menjembatani akses informasi dengan pemustaka. Oleh karena itu, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak memprogramkan kegiatan Bimtek terhadap Pengelola Perpustakaan secara continue, dengan harapan Bimtek ini dapat meningkatkan pengetahuan kepustakawanan bagi pengelola perpustakaan khususnya dan masyarakat pada umumnya, agar penyelenggaraan pelayanan perpustakaan desa terkontrol dengan baik," jelas Nining.
Lebih lanjut disampaikan Nining Program TPBIS bertujuan dapat menjangkau masyarakat pedesaan dalam rangka mendekatkan masyarakat terhadap akses informasi yang berkualitas.disamping itu program TPBIS juga memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dalam melihat keragaman Budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan berusaha dan lain sebagainya.
"Maka diharapkan bagi pengelola perpustakaan desa yang mengikuti Bimtek ini dapat menyerap ilmu yang diberikan Narasumber dan nantinya bisa diterapkan dan dikembalikan di perpustakaan masing- masing Desanya," tutup Nining.(*)