Lestarikan Sungai Siak, Komunitas UFC Mancing Bareng Udang Galah Bersama Bupati Alfedri

Harijal - Minggu, 26 Februari 2023 20:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/02/06624d022023_untitled3.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Diskominfotik Siak

TUALANG, kabarmelayu.com - Lomba mancing udang galah yang ditaja komunitas UFC, angler se kabupaten Siak bersama pemerintahan kampung Tualang pada Minggu, 25/02/2023 di dusun Surya Kampung Tualang, kecamatan Tualang, Perawang, kabupaten Siak dihadiri bupati Siak Alfedri, kadis PU Tarukim kabupaten Siak Irving Kahar, Kadishub kabupaten Siak Junaidi, Camat Tualang dan peserta lomba mancing.

Dalam sambutannya, bupati Siak Alfedri mengatakan lomba mancing udang galah ini merupakan upaya untuk pelestarian sungai Siak. Ini pun sejalan dengan upaya pemerintah kabupaten Siak yakni 'Siak Hijau', yang telah diluncurkan oleh Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya.

"Siak Hijau ini regulasinya sudah di Perda kan. Gerakan Siak Hijau sungai bersih seperti ini tentu perlu dukungan dari semua pihak, tidak hanya pemerintah kabupaten, masyarakat dan komunitas pun ikut berperan aktif," katanya.

Dijelaskan bupati Siak, bahwa pada zaman dahulu saat dirinya pernah menjabat sebagai camat Tualang, masyarakat di Tualang banyak melakukan menubo atau meracuni udang, dan tentunya ini berdampak bagi habibat udang di sungai Siak yang semakin berkurang jumlahnya.

"Tentunya dengan kesadaran dan komitmen bersama, aktifitas menubo/ mendecis tidak ada lagi, sungai Siak dapat dilestarikan, udang galah semakin bertambah jumlahnya. Saya juga berterimakasih dengan adanya konsep seperti ini, komunitas mancing angler kabupaten siak ikut mengontrol dalam melestarikan dan menyelamatkan sungai Siak," ungkapnya.

Saat ini kesadaran masyarakat untuk menjaga sungai Siak cukup tinggi, dan pemerintahan kampung juga telah memberikan dana bantuan berupa jaring ikan dalam pemberdayaan nelayan, hal ini disampaikan Juprianto, penghulu kampung tualang. 

"Selain itu, sejak beberapa tahun lalu tempat ini telah menjadi spot mancing dan berdampak adanya peningkatan usaha masyarkat dan pemasukan ekonomi masyarakat bagi pemancing yang datang," katanya. 

Kegiatan lomba mancing udang galah ini perdana dan pertama dilaksanakan di Riau, khususnya di kabupaten siak, dan diikuti peserta dari komunitas mancing yang ada di kabupaten siak. 

Sebagai bentuk dukungan dan komitmen bersama dalam mendukung program siak hijau siak lestari, komunitas mancing se kabupaten Siak deklarasikan menjaga kelestarian sungai ditandai penandatanganan oleh bupati Siak Alfedri.(man)

Berita Terkait

Lingkungan

Karhutla Parah di Selatan Sumatera, Angin Bawa Asap ke Riau

Lingkungan

Pemprov Riau Minta BPH Migas Tambah Kuota

Lingkungan

Waduh! Hotspot Sumatera Kembali Tembus Angka 3.500-an

Lingkungan

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Gelar Juara di Ajang FLS3N 2026 Tingkat Kabupaten Kampar

Lingkungan

25 Siswa UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Ikuti SCE 2026 Se-Sumatera

Lingkungan

Mega Bakti Kesehatan Nasional, PP PERHATI-BKL Gelar Kegiatan di UPT SDN 024 Tarai Bangun