Wujudkan Kabupaten Siak Bebas Asap, Polres Siak Gelar Apel Siaga Darurat Bencana Karhutla

Harijal - Sabtu, 02 April 2022 06:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/04/876c41042022_untitled5.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Diskominfotik Siak

SIAK, kabarmelayu.com - Bupati Siak Alfedri pimpin apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan tahun 2022 di halaman Mapolres Siak, Dayun, Jumat (01/04/2022).

Apel ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan kabupaten Siak dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan sehingga setiap instansi dan stakeholder yang tergabung di dalam komando satuan tugas kebakaran hutan dan lahan potensial dapat mempersiapkan segala sesuatunya sesuai sarana dan prasarana serta sumber daya yang ada.

"Mengingat saat ini kita memasuki musim panas periode ke dua, antara Mei hingga September 2022. Saat ini juga ditemukan 12 titik api, dengan luasan lahan yang terbakar 20,5 hektar di kabupaten Siak. Dengan apel kesiapsiagaan seluruh stakeholder bersiap-siap bagaimana menangani Karhutla, namun kita tetap melakukan pencegahan," ujar Bupati Alfedri.

Ia juga menyebutkan upaya pencegahan yang dilakukan dengan cara sosialisasi, imbauan niat masyarakat untuk bersama-sama mecegah karhutla. Melakukan kegiatan pengelolaan lahan lambut yang ramah lingkungan.

"Filosofi yang mengatakan bahwa mencegah itu lebih baik dari pada menanggulangi dapat kita pedomani dalam menyelesaikan bencana karhutla dan kabut asap yang merupakan perbuatan disengaja artinya kesalahan akibat perilaku manusia dapat dilakukan dengan memperbaiki perilaku manusianya," kata dia.

Lanjutnya, dari total luasan kabupaten Siak bujur sangkar atau 51 persen luasan kabupaten Siak terdapat lahan gambut yang sangat rentan terjadinya karhutla jika terjadi musim kemarau. 

"Ada 67 kampung yang rawan karhutla sehingga Masyarakat Peduli Api (MPA) yang sudah kita bentuk, harus siap siaga saat ini. Kita mau di tahun 2022 ini tidak ada titik api minimal kurang dari tahun sebelumnya," harapnya.

Kapolres Siak AKBP Gunar menambahkan bahwa semua harus selalu siap kapan pun dalam menangani apa bila terjadi Karhutla.

“Kebakaran hutan dan lahan ini tidak bisa kita prediksi kapan dan dimana akan terjadi, jadi kita dituntut selalu siap untuk melakukan penanganan apabila terjadi, mari bersama kita jaga hutan agar tidak terjadi bencana kabut asap,” pintanya. 

Ia berharap, seluruh instansi stakeholder dapat berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menanggulangi bencana karhutla. Sehingga bahu-membahu dalam bekerjasama wujudkan Kabupaten Siak bebas asap tahun 2002. Apel tersebut di ikut Damkar Siak,  BPBD, Manggala Agni, Kelompok masyarakat  MPA, sejumlah perusahaan, TNI, Polri.(*/man)

Berita Terkait

Lingkungan

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Lingkungan

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Lingkungan

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Lingkungan

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan

Lingkungan

DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS

Lingkungan

Terpilih Aklamasi, Achmad Faisal Reza Ketua Umum KONI Pekanbaru 2026-2030