Mal di Pekanbaru Sudah Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Harijal - Senin, 20 Desember 2021 16:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/66cd67122021_maldipekanbarusudahgunakanapli.jpeg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

PEKANBARU - Menjelang masuknya hari natal dan tahun baru 2022, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus positif COVID-19 di Provinsi Riau, Gubernur Riau, Syamsuar meminta agar pengelola mal yang ada di Pekanbaru dan daerah lainnya membuka posko PPKM dan posko vaksin. 

Pembukaan posko PPKM dan posko vaksin di mal dan pusat perbelanjaan yang lain, untuk memastikan orang yang masuk dalam kondisi sehat dan sudah divaksin. Sehingga tidak terjadi penyebaran saat berada di mal atau berbelanja

"Khusus di mal akan dibuat posko PPKM dan posko vaksinasi. Jadi di mal akan kita siapkan vaksin, termasuk di terminal jalan darat, ini juga kami minta siapkan jadi nanti vaksinasi ini betul-betul dimaksimalkan,” ujar Gubri.

Dijelaskan Gubri, saat ini capaian vaksin di Riau terus bergerak, selain dilakukan program door to door di Kabupaten Kota, dan menggandeng TNI Polri turun kelapangan. Ia juga meminta sekolah-sekolah ikut mengadakan program vaksinasi bagi anak-anak 6-11 tahun.

“Anak-anak usia 6-11 tahun dikoordinasikan dengan Kabupaten Kota, tidak hanya anak-anak juga lansia. Bisa saja di sekolah, bagusnya di sekolah dilaksanakan,” tegas Gubri.

Sementara itu, salah seorang pedagang hanphone di mal Pekanbaru, mengatakan, ia sebagai pedagang di dalam mal juga diperiksa kesehatan dan dipastikan sudah divaksin melalui aplikasi PeduliLindungi. Dan dalam beberapa hari ini, sudah diberlakukan penerapan masuk mal dengan aplikasi tersebut.

“Selain mematuhi prokes di dalam mal, dengan memakai masker, kami juga diperiksa saat masuk kerja. Kalau tidak ada aplikasi PeduliLindungi tidak bisa masuk. Bagus juga ada aplikasi ini, jadi kita agak merasa aman kalau pembeli juga sudsh dipastikan divaksin, dan sehat,” kata Susi.

“Lebih baik mengikuti aturan yang telah ditetapkan, asal kami bisa berjualan dan masyarakat juga bisa berbelanja di mal. Sudah setahun ini kami berkurang pendapatan, alhamdulillah dalam sebulan ini mulai agak ramai,” tambahnya. (MCR)

Berita Terkait

Lingkungan

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Lingkungan

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Lingkungan

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Lingkungan

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Lingkungan

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Lingkungan

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan