TPA Muara Fajar 2 Hampir Penuh, Begini Upaya Pemkot Pekanbaru

Harijal - Senin, 15 November 2021 11:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/11/dcc1de112021_duhtpamuarafajar2hampirpenuh.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
TPA Muara Fajar 2 Pekanbaru

PEKANBARU - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, saat ini lagi mengerjakan pola sanitary landfill. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kapasitas TPA Muara Fajar 2 saat ini sudah hampir penuh. 

Menurut Pelaksana tugas Kepala DLHK Kota Pekanbaru Hendra Afriadi, bahwa penerapan pola itu masih berlanjut. Ia menjelaskan, DLHK saat ini sedang melakukan penimbunan di area TPA Muara Fajar 2.

"Sanitary landfill tetap lanjut. Sekarang penimbunan dengan  tanah dan penutupan dinding tumpukan sampah di TPA 2 itu, serta penutupan lereng-lereng," kata Hendra, Ahad (14/11/2021).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, setelah dinding zona satu dan zona dua di TPA Muara Fajar 2 itu tertutup semua, DLHK lakukan penimbunan dengan tanah timbunan gembur sesuai dengan aturannya. Dengan ketinggian 1,5 sampah, kemudian dilakukan penimbunan dengan tanah.

"Kapasitas TPA itu memang sudah selesai tahun depan tahun 2022. Satu tahun lagi sudah penuh. Makanya kita upayakan dengan pola sanitary renfil ini lahan TPA 2 ini masih bisa dimanfaatkan," ungkapnya.

Ia juga menyebut, jika tidak ada halangan tahun ini DLHK juga mulai proses pembebasan lahan. DLHK juga sudah mengajukan usulan untuk TPA 2 lanjutan atau perluasan. Nantinya perluasan itu menggunakan APBN di tahun 2023.

"Yang dilakukan sekarang itu adalah merekonstruksi lahan TPA 2, dari pola open dumping ke pola sanitary landfill. Memang harus bertahap, pembagian zona dulu. Zona 1, zona 2, dan zona 3 atau zona buang. Itu sudah kita bentuk, tinggal pemindahan operasional. Akhir tahun ini selesai. Dengan pola ini bisa menambah kapasitas untuk satu tahun lagi," ucapnya. 

Hendra juga mengharapkan dukungan masyarakat Kota Pekanbaru agar pola penanganan sampah di TPA bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

"Harapan kita seperti itu sehingga penanganan sampah di hilir bisa tertata dengan baik dan bisa mengeliminir penumpukan seperti pola Sanitary Landfill," tukasnya.

Ia menyebut konsep Sanitary Landfill di Indonesia yang saat ini terbaik penanganannya, ada di Balikpapan atau tepatnya di TPA Mandar. "Saat ini kita mengacu seperti halnya TPA Mandar," tandasnya. (MCR)

Berita Terkait

Lingkungan

HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota

Lingkungan

Pelaku Industri Didorong Bantu UMKM dan Kembangkan Industri Halal

Lingkungan

Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat

Lingkungan

Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI

Lingkungan

Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku

Lingkungan

Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan