Patroli Karhutla, Danrem 031/WB Tinjau Pendinginan Lahan Terbakar di Riau

Harijal - Kamis, 04 Maret 2021 20:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/03/1b0ccf032021_untitled4.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PEKANBARU - Pantau kondisi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan bersama tim Satgas BPBD Riau dan Manggala Agni laksanakan Patroli Udara dengan Helikopter KLHK yang diperbantukan untuk Provinsi Riau.

Patroli yang dilaksanakan Senin (3/3) sore tersebut dilakukan di beberapa  daerah yang ditemukan titik api serta beberapa daerah lainya yang rawan terjadi Karhutla. Diantaranya, wilayah Kabupaten Bengkalis, Dumai, Rohil, Rupat, Siak Kecil dan beberapa daerah lainya.

Selain Patroli, Danrem juga melakukan peninjauan proses pendinginan lahan terbakat di 19 titik yang di laksanakan tim Satgas Karhutla dilapangan. Yaitu di Wilayah Pematang Pudu Rohil, Lubuk Gaung Bengkalis, Dumai, Tanjung Kapal Rupat, Pergam Rupat, Giam Siak Kecil Bengkalis.

Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed, mengatakan, jika dari patroli udara yang dilaksanakan tersebut, di temukan beberapa titik api di beberepa wilayah, yaitu di wilayah Rupat, Pematang Pudu Bengkalis dan Lubuk Gaung Dumai yang saat ini sudah dalam penanganan tim Satgas Karhutla dilapangan.

"Titik api itu sudah ditangani Satgas untuk pemadaman dan pendinginan pasca kebakaran. Sampai saat ini Kebakaran Hutan dan Lahan masih dapat ditangani dengan baik," kata Danrem. Kamis (4/3).

Meski hingga kini kejadian Karhutla masih dapat ditangani, Jenderal bintang satu ini menyampaikan jika Riau masih butuh beberapa langkah untuk mengantisipasi Karhutla dan menangani titik api yang terdeteksi. Seperti modifikasi cauca atau hujan buatan dan Water Bombing.

"Hal ini juga menimbang cuaca di Riau yang sudah masuk musim kemarau dan juga kesulitan Satgas dalam penanganan di beberapa daerah yang sulit di jangkau," ujarnya.

Melihat kondisi Karhutla ini, Danrem Kembali menghimbau masyarakat maupun perusahaan perkebunan yang ada di Riau bisa menjaga kebakaran dan tidak lagi melakukan pengelolaan lahan dengan cara membakar. Karena dampaknya sangat luar biasa dan tidak hanya pada masyarakat tapi juga kepada daerah maupun kenyamanan Negara.

"Untuk itu mari kita bersama-sama dan bersinergi dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla ini. Sehingga Riau bisa bebas dan terhindar dari kabut asap seperti yang terjadi sebelum-sebelumnya," tuturnya.(MCR)

Berita Terkait

Lingkungan

HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota

Lingkungan

Pelaku Industri Didorong Bantu UMKM dan Kembangkan Industri Halal

Lingkungan

Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat

Lingkungan

Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI

Lingkungan

Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku

Lingkungan

Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan