Humas PT MVM Bantah Cemari Danau Simbat, YLBHR Ancam Lapor ke BLH

Harijal - Jumat, 11 November 2016 17:32 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/11/7d5777112016_humasbantah.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
riaueditor.com
Humas PT MVM Bantah Cemari Danau Simbat, YLBHR Ancam Lapor ke BLH

BANGKINANG, kabarmelayu.com - Terkait bantahan Humas PT Malindo Vit Mild (PT MVM) atas dugaan pencemaran Danau Simbat, Desa Kampar, Kecamatan Kampar Timur, Yayasan Lingkungan dan Bantuan Hukum Rakyat (YLBHR), akan melaporkan persoalan tersebut ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kampar.

Demikian diungkapkan, Sekretaris YLBHR, Suwandi ketika ditemui diruang kerjanya di Bangkinang, Kamis (10/11/16).

“Untuk mengetahui benar tidaknya perusahaan tersebut membuang limbah ke sungai Simbat, perlu dilakukan uji lab. Untuk itu kita akan laporkan persoalan tersebut ke BLH Kampar,” ujar Suwandi.

Sebelumnya, diberitakan bahwa akibat pencemaran Danau Simbat puluhan warga RT 002 RW 003 Dusun II Pasar Selatan terjangkit penyakit gatal-gatal. Hal ini diketahui saat warga Dusun II Pasar Selatan melapor ke pihak Pemerintah Desa dan Anggota DPRD Kampar Dapil Pemilihan Kampar 1, Suharmi Hasan SH.

Kepala Desa Kampar Lukman Efendi didampingi kepala Dusun II Pasar Selatan, Joko dan aparatur Desa lainnya mendapat laporan warga langsung turun lapangan.

Dikatakan Lukman, setelah ditelusuri limbah PT MVM memang dibuang ke Danau Simbat. Hal ini sangat disayangkan karena air Danau Simbat sejak dulu dipakai untuk keperluan sehari-hari warga seperti mandi dan mencuci.

Dampak tercemarnya Danau Simbat diduga oleh limbah PT Malindo Vit Mild perusahaan pengembangan ayam potong pada minggu terakhir, aktifitas mandi dan mencuci warga pindah ke Sungai Kampar.

Nimar (41 Th) Warga RT 002 RW 003 Dusun II Pasar Selatan saat ditemui, Kamis (20/10/16)lalu, mengatakan bahwa dirinya mengalmi gatal-gatal setelah mandi di Danau Simbat dan setelah diperiksa ke Dokter Puskesmas mengatakan bahwa gatal-gatal tersebut karena alergi air.

Atas kejadian tersebut Humas PT MVM, Irwan membantah, “tak mungkin perusahaan yang bergerak dibidang pengembangan ayam mencemari Danau Simbat,” ujarnya.

Kalau memang kotoran ayam bisa mencemari sungai berarti sungai-sungai di Kabupaten Kampar juga tercemar, karena banyak warga juga memelihara ayam. Jadi, tak mungkinlah pencemaran Danau Simbat itu disebabkan oleh kotoran ayam, sanggahnya. (rec)

Berita Terkait

Lingkungan

Pustu Dendan Klarifikasi Soal Biaya Persalinan Rp10 Juta

Lingkungan

Pengembangan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru

Lingkungan

Aktivis Soroti Persoalan Agraria: Masyarakat Jangan Dipersulit

Lingkungan

DPRD Riau Dorong Pembentukan Satgas Solar

Lingkungan

Tekanan Fiskal, RAPBD-P Riau 2026 Fokus Pengendalian Belanja

Lingkungan

Kelompok Tani Duta Tani Tanam Padi Gogo, Dorong Ketahanan Pangan di Pekanbaru