Manfaatkan waktu Luang Untuk Mancing Mania di Pelabuhan Terubuk

Harijal - Sabtu, 15 Oktober 2016 17:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/10/4a7aaa102016_manfaatkanwaktu.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
der/riaueditor.com
Mancing Mania di Pelabuhan Terubuk, Bengkalis

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Memancing, banyak sekali masyarakat yang menggemarinya, baik itu, merupakan pekerjaan, atau hanya menyalurkan hobbi, maupun untuk mengisi waktu yang kosong dengan yang lebih bermanfaat sambil mencari rezeki.

Di Kabupaten Bengkalis sendiri tempat yang menjadi favorit bagi sebagian masyarakat yang gemar memancing maupun menjaring adalah Pelabuhan di belakang Pasar Terubuk. Ketika kita berjalan menyusuri pelabuhan Terubuk, banyak sekali masyarakat yang memancing maupun menjaring, kegiatan memancing di Pelabuhan terubuk ini boleh dikatakan hampir setiap waktu, baik itu, pagi, sore, maupun malam hari.

Edi, salah satu pemancing di Pelabuhan Terubuk, menuturkan kegiatan mancing di Pelabuhan ini telah lama dilakukannya, hanya saat memancing tergantung dari pasang surut, karena kondisi laut juga penentu saat kita memancing.

“Kadang meski kita lihat airnya bagus, tapi keruh dan kotor susah untuk mendapatkan ikan, dan ikan yang didapat pun menentu boleh dikatakan berbagai jeni ikan, tapi yang paling sering dapat ikan Sembilang sama belukang,” ujarnya, kepada wartawan, Jumat (15/10/16). di Pelabuhan Terubuk.

Sama halnya yang dikatakan, Ajo, pemancing lain juga mengatakan, umpan yang dipakai pemancing di Pelabuhan Terubuk beragam jenisnya, ada yang menggunakan umpun-umpun, Udang, anak ikan, hingga umpan buatan.

“Biasanya, umpan buatan ini digunakan untuk memancing ikan beliak, dompol (jenis ikan belanak hanya lebih besar,red), tapi kalau umpan umpun-umpun dan Udang yang saya gunakan ini, hanya ikan kelampai, sembilang, bulukang, yang didapat, sedikit sekali ikan jenis lain mau memakannya, karena tempat saya memancing pun tidak jauh dari bibir pantai,” ungkapnya.

Kalau pagi seperti sekarang, lanjutnya, tidak terlalu ramai orang memancing, tapi kalau sore dan malam hari, akan lebih ramai pemancing dan penjaring di pelabuhan ini, mungkin karena cuaca yang cukup panas sehingga tidak banyak yang mancing pada pagi,

“Selain itu, pemancing di Pelabuhan Terubuk ini, tidak bergantung pada musim angin, jadi musim apa saja tetap ada yang memancing di pelabuhan ini,” tandasnya. (rec)

 

Berita Terkait

Lifestyle

Perdana Digelar, Rakor Damkar Kabupaten Kota se-Riau Satukan Langkah Perkuat Penanganan Kebakaran

Lifestyle

Salim, S. Pd, Ketua Kwarran Siak Hulu Terima Lencana Melati Pramuka: Pengabdian, Kesetiaan dan Dedikasi

Lifestyle

Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan

Lifestyle

Tim Gabungan Pekanbaru Siap Siaga Hadapi Karlahut

Lifestyle

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi 76 Paskibraka 2026

Lifestyle

Bupati Inhil Terima Penghargaan Terbaik II IRH dari Kanwil Kemenkum Riau