Mahasiswa UR Gelar Fashion Show Busana Melayu

Harijal - Senin, 02 Desember 2019 16:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/0cb27b122019_untitled18.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PEKANBARU - Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Riau (UNRI) menggelar lomba peragaan baju melayu (fashion show) dengan kategori umum dan pelajar di Atrium Mall Pekanbaru dari Sabtu (30/11) hingga hari Minggu (1/12).

Dalam fashion show ini didatangkan juri dari Inter Model Managemen Jakarta, Irvan Asmara. Menurut Irvan, kegiatan ini merupakan hal positif yang bisa membangkitkan semangat anak muda untuk sadar akan budaya daerah sendiri.

"Kita tidak boleh melupakan budaya yang kita miliki, kita harus bangga dengan budaya sendiri, apalagi melayu sudah terkenal dimana-mana," ucapnya.

Irvan menjelaskan yang menjadi penilaian menariknya adalah peserta bisa mengkombinasikan busana melayu dengan songket, busana melayu modern dan tradisional sekreatif mungkin.

"Di sini bisa dilihat mana peserta yang paling kreatif mengkonbinasikan busana melayu, dan ini sangat menarik," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana, Muhammad Fathoni mengatakan bahwa acara yang disebut Comvibes ini merupakan program dari jurusan Event Organizer Prodi Ilmu Komunikasi UNRI yang sudah diselenggarakan sejak tahun lalu.

Acara yang bertemakan "Infinity of Malay" ini bertujuan untuk mengajak anak muda Riau Khususnya Pekanbaru agar bangga dan tidak melupakan budaya melayu.

Menurut Fathoni, budaya melayu saat ini sudah semakin tertinggal. Maka dari itu pihaknya mengadakan lomba ini untuk mengingat kembali budaya melayu.

Selain fashion show, ada juga beberapa perlombaan lainnya yakni, solo song, kerajinan tangan, tari tradisional melayu dan E-Sport (Mobile Legend).

Sementara itu, Guru Pembimbing Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom Pekanbaru selaku penyumbang peserta kategori pelajar terbanyak, Hariadi Noprison merasa bangga dengan acara ini. SMK Telkom Pekanbaru sendiri mengikutsertakan pelajarnya sebanyak 7 orang peserta fashion show dan 3 peserta solo song.

Menurutnya, dengan mengangkat tema "Infinity of Malay" ini maka akan menarik minat orang untuk menggunakan baju melayu dan bisa dimodifikasi sesuai dengan perkembangan zaman.

"Sehingga kain corak Melayu ini tidak ketinggalan zaman," terangnya. (mcr)

Berita Terkait

Lifestyle

Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi

Lifestyle

Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan

Lifestyle

DK PWI Pusat Desak Riau Pos Grup Bayar Hak Eks Karyawan

Lifestyle

Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai

Lifestyle

Pastikan Keamanan Stok Beras, Menko Polkam Tinjau Gudang Bulog di Sumut

Lifestyle

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis dan Petani Antisipasi Dampak Musim Demi Menjaga Produksi Jagung