Ini Makna di Balik Pose Menggigit Medali Para Atlet

Harijal - Selasa, 28 Agustus 2018 08:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/08/435e18082018_0000auntitled10.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: dila11/Instagram)
Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi berpose menggigit medali

PERHELATAN pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018 menjadi perhatian dunia. Sebanyak 45 negara mengikuti ajang bergengsi ini.

Sampai Senin (27/8/2018), Indonesia berada di peringkat ke-IV klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2018. Sebagai tuan rumah, prestasi Indonesia di Asian Games 2018 cukup luar biasa. Dalam sejumlah foto yang beredar di media sosial, para atlet tampak berfoto dengan pose menggigit medali yang diperoleh.

Bukan cuma iseng, ternyata ada makna di balik pose gigit medali tersebut. Tahukah Anda apa maksud dari para atlet yang menggigit medali tersebut? Simak ulasan yang dihimpun Solopos.com dari Washington Post, berikut:

Memotret atlet dengan pose menggigit medali menjadi obsesi para fotografer. Pose tersebut dilakukan oleh atlet atas dorongan fotografer.

"Pose itu menjadi obsesi di kalangan fotografer. Mereka melihat pose tersebut sangat ikonik dan menjual," kata President of the International Society of Olympic Historians, David Wallechinsky.

Pose atlet menggigit medali tersebut populer sejak 2016 lalu. Dua atlet asal Amerika Serikat menceritakan pengalamannya saat dipotret sambil menggigit medali.

"Kami tidak tahu mengapa mereka melakukannya. Namun, itu merupakan kebiasaan lama," kata Anthony Bijkerk, sekretaris jenderal International Society of Olympic Historians, seperti dikutip dari The Insider.

Pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, mantan atlet renang Natalie Coughlin, dan pelari Dawn Harper Nelson, mengatakan dikerumuni segerombolan fotografer setelah mendapat medali. Para fotografer itu meminta mereka menggigit medali yang baru mereka dapatkan.

Dikutip dari Tribune, praktik menggigit medali diduga untuk memastikan keaslian emas. Emas murni yang dibuat menjadi medali relatif lunak dan akan meninggalkan bekas gigitan.

David W Lange dari Numismatic Guaranty Corporation mengatakan, medali yang ada saat ini bukanlah emas murni, melainkan terdiri dari enam gram emas, sisanya perak dan tembaga. Jadi, menggigit medali tidak lagi berfungsi untuk mengecek keaslian emas.

Meski demikian, menggigit medali sudah menjadi tradisi yang terus menerus dilakukan. Bahkan, bisa dibilang menggigit medali menjadi ritual wajib yang dilakukan para atlet di seluruh dunia.

(okezone.com)

Berita Terkait

Lifestyle

Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota

Lifestyle

Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala

Lifestyle

Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan

Lifestyle

Perdana Digelar, Rakor Damkar Kabupaten Kota se-Riau Satukan Langkah Perkuat Penanganan Kebakaran

Lifestyle

Salim, S. Pd, Ketua Kwarran Siak Hulu Terima Lencana Melati Pramuka: Pengabdian, Kesetiaan dan Dedikasi

Lifestyle

Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan