Tren busana hijab perempuan Indonesia kembali ramai saat memasuki bulan Ramadan. Bahkan banyak perempuan modern yang menjadikan hijab sebagai gaya hidup.
Desainer Anis Saffira menjelaskan hampir setiap tahunnya, tren hijab terus berkembang. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan hijab, sehingga tidak mempengaruhi ibadah yang sedang dilakukannya.
"Kalau Ramadan sih dari tahun ke tahun yang harus dipikirin lebih ke bahannya. Bahannya harus nyaman di pakainya, karena kita kan untuk ibadah, jangan sampai ibadah pikirin kerennya saja, tapi yang nyaman di pakai, yang pasti kalau di Indonesia harus ada campuran cotton-nya, itu sih," kata Anis di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.
Lebih lanjut, Anis menjelaskan gaya tumpuk masih akan terlihat di Ramadan kali ini. Namun, untuk tren hijab 2017 masih diliputi dengan tren yang klasik dengan berbagai detailnya.
"Kalau lebih ke arah tren 2017, seluletnya akan lebih klasik dan lebih simple, tapi lebih main di detailnya. Detailnya seperti detail tipe up yang pita-pita. Yang pasti hal itu jangan sampai mengganggu kayak makan atau hal lainnya," jelas Anis lagi.
Untuk berbagai karya Anis juga akan dipamerkan dalam Rangkaian acara Hijab Festive Week yang mengangkat tema Reboundary di Mal FX Sudirman pada tanggal 8-14 Mei 2014. Ajang itu juga bisa mengakomidasi semakin banyaknya komunitas perempuan berhijab.
(ren/okezone)