Curhatan Wanita di China Bertahan Hidup Saat Lockdown 40 Hari Tanpa Tertular Covid-19

Harijal - Sabtu, 21 Maret 2020 21:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/03/293afc032020_untitled19.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Erycaz Lim/facebook.com)

CHINA - Salah satu upaya efektif yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 yakni dengan penguncian atau lockdown.

Kota Wuhan, China menjadi salah satu negara yang pertama kali menerapkan kebijakan lockdown untuk warganya, karena wabah Covid-19 menyebar dengan sangat cepat hingga 81.000 warga China terinfeksi. 

Masa-masa sulit selama lockdown membuat seorang pengguna Facebook asal Malaysia, yang tinggal di Chongqing, China berbagi kisah ketika dirinya bertahan hidup selama lockdown 40 hari dan tidak tertular wabah Covid-19. 

Melansir dari World of Buzz, Sabtu (21/3/2020), pengguna bernama Erycaz Lim awalnya mengklarifikasi bahwa pemerintah China menyatakan bahwa hanya Hubei dan Wuhan yang dikunci. Pada kenyataannya, seluruh China lockdown Covid-19.

Tidak Boleh Meninggalkan Rumah Tanpa Alasan

Di Chongqing, yang berjarak 800 + km dari Wuham, Erycaz tidak diizinkan meninggalkan kompleks tempat tinggalnya. Hanya seorang dari setiap rumah yang diizinkan meninggalkan rumah setiap 2-3 hari untuk mendapatkan kebutuhan penting seperti makanan dan obat-obatan.

Setiap kali kamu memasuki gedung, suhu tubuhmu akan diperiksa. Ada juga aturan bahwa “jangan berkeliaran tanpa tujuan,” jika kamu tertangkap oleh petugas patrol, maka kamu akan diminta pulang.

Dia menambahkan bahwa orang-orang yang tidak pergi ke kantor atau ke sekolah, benar-benar meminimalkan kemungkinan penyebaran virus. Itu menjadi satu-satunya cara untuk memutuskan rantai penyebaran wabah Covid-19.

Aturan Ketika Keluar Rumah

Ketika dia pergi untuk mendapatkan bahan makanan selama 1-2 hari, dia mengikuti langkah-langkah pencegahan. Menggunakan masker wajah, membawa pembersih tangan dan botol kecil yang berisi alkohol 75%. Jadi setiap kali dia memegang uang, barang atau naik transportasi umum, dia wajib menyeprotkan hand sanitizer.

Dia juga memastikan untuk tidak menyentuh wajahnya, terutama di sekitar mata, hidung dan mulut ketika berada di luar. Jika dia benar-benar perlu menggosok matanya, dia akan membersihkan tangannya dan menggunakan bagian dalam bajunya untuk menggosok area yang gatal.

Sesampainya di rumah, dia akan mencuci tangannya dengan sabun dan air, melepas masker, menaruhnya atau menggantungkannya untuk digunakan kembali dan mencuci tangannya lagi.

Lalu dia akan mengganti pakaiannya dan memasukkannya ke dalam mesin cuci dan mencucinya dengan air bersuhu 60 derajat Celcius. Setelah itu, dia segera mandi. Kemudian desinfeksi segala sesuatu, mulai dari bahan makanan, kunci mobil, pegangan pintu, kunci dan ponsel. 

Dia Minta Agar Masyarakat Meniru Apa yang Dilakukannya

Dia mengatakan agar seluruh masyarakat melakukan langkah-langkah yang telah dilakukannya dengan serius untuk mencegah penyebaran virus ini. Pencegahan bukanlah tanggung jawab satu orang, tapi itu adalah tanggung jawab semua orang dan siapa pun. 

Dia berharap wabah ini akan segera hilang ketika dia ingin pulang ke Malaysia, sehingga dia bisa mengunjungi keluarga dan teman-temannya.

(liputan6.com)

Berita Terkait

Lifestyle

Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota

Lifestyle

Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala

Lifestyle

Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan

Lifestyle

Perdana Digelar, Rakor Damkar Kabupaten Kota se-Riau Satukan Langkah Perkuat Penanganan Kebakaran

Lifestyle

Salim, S. Pd, Ketua Kwarran Siak Hulu Terima Lencana Melati Pramuka: Pengabdian, Kesetiaan dan Dedikasi

Lifestyle

Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan