Panduan Konsumsi Protein Harian: Jumlah dan Waktu yang Tepat

Harijal - Kamis, 19 Desember 2019 10:02 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/3ea15f122019_untitled5.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Pixabay/cegoh)
Ilustrasi. Daging sapi merupakan salah satu sumber protein hewani.

JAKARTA - Protein merupakan makronutrien atau nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang besar, selain karbohidrat dan lemak. Konsumsi protein harian harus memiliki jumlah yang cukup, kualitas yang baik, dan waktu konsumsi yang tepat agar manfaat sehatnya bisa dirasakan.

Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk perbaikan dan pertumbuhan sel, sistem antibodi atau kekebalan tubuh, metabolisme tubuh, reaksi kimia, dan pembentukan otot. Protein bisa didapatkan dari sumber hewani seperti daging, ayam, ikan, telur, dan sumber protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

"Protein merupakan makronutrien yang sering terlewatkan. Orang Indonesia cenderung lebih banyak [makan] karbohidrat seperti nasi dan lemak dibanding protein," kata Brand Manager L-Men Jesaya Christian dalam diskusi asupan protein, Jakarta, Selasa (17/12).

Berikut panduan konsumsi protein harian:

1. Jumlah protein

Studi menunjukkan orang dewasa dengan tingkat aktivitas rendah atau tidak berolahraga membutuhkan protein 1,1gr/kg berat badan per hari. Jika memiliki aktivitas sedang hingga berat, maka membutuhkan protein lebih banyak yakni 1,6-2,2gr/kg berat badan per hari.

"Artinya, jika merujuk data Riskesdas, berat badan rata-rata orang Indonesia 62 kg. Perhitungan mudahnya, protein itu langsung di kali dua dengan berat badan, berarti rata-rata 124 gr per hari. Ini jumlah yang dibutuhkan tubuh untuk orang dengan aktivitas tinggi," tutur Jesaya.

2. Waktu konsumsi protein

Selain jumlah, waktu saat mengonsumsi protein penting untuk dipertimbangkan. Studi menunjukkan dalam satu kali makan, tubuh hanya mampu menyerap 25-30 gram protein saja.

Oleh karena itu, asupan protein tersebut mesti dibagi dalam beberapa kali makan.

"Tidak bisa langsung masuk 124gr, tidak maksimal penyerapannya. Akan terbuang begitu saja, jadi sebaiknya protein dibagi dalam setiap kali makan," ujar Jesaya.

Asupan protein harus terdapat dalam sarapan, makan siang, dan makan malam. Waktu terbaik untuk mengonsumsi protein adalah sebelum dan setelah berolahraga untuk memaksimalkan pembentukan otot.

Selain itu, jika dirasa masih kurang, protein dapat ditambahkan pada snack siang dan sore, serta sebelum tidur.

Sebagai informasi, 100 gr telur mengandung 13 gr protein, 100 gr dada ayam mengandung 31 gr protein, 100 gr tempe mengandung 19 gr protein.

"Jadi protein ini bisa dibagi 25 gr saat sarapan, makan siang, makan malam. Lalu, sebelum dan setelah berolahraga atau dimasukkan sebagai snack," ucap Jesaya.

(cnnindonesia.com)

Berita Terkait

Kuliner

DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS

Kuliner

Terpilih Aklamasi, Achmad Faisal Reza Ketua Umum KONI Pekanbaru 2026-2030

Kuliner

Empat Bulan Puluhan Kejadian, Warga Pekanbaru Diimbau Waspada Kebakaran

Kuliner

Suara Panipahan, Alarm Keras Perang Melawan Narkoba

Kuliner

Musim Haji 1447 H/2026, Ini Pesan Penting untuk Jemaah Riau

Kuliner

Polisi Amankan 29 Korban TPPO Berbayar Belasan Juta di Dumai