9 Gejala Ketika Ginjal Mulai Bermasalah

Harijal - Selasa, 17 Desember 2019 23:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/537958122019_untitled12.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Istockphoto/magicmine)
Ilustrasi. Ginjal merupakan organ yang menjalankan fungsi penting bagi tubuh. Berikut sejumlah tanda bila fungsi ginjal mulai bermasalah.

JAKARTA - Ginjal merupakan organ yang penting bagi tubuh. Ketika ginjal bermasalah, tubuh akan kehilangan kemampuannya untuk membersihkan racun dan kotoran dari darah, mengendalikan tekanan darah, hingga menyaring cairan berlebih dari dalam tubuh.

Saat fungsi ginjal bermasalah, ada beberapa penyakit yang mengintai kesehatan ginjal, mulai dari infeksi ginjal, batu ginjal, gagal ginjal akut, penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD), serta kanker ginjal.

Masalah pada fungsi ginjal umumnya menimbulkan sejumlah gejala. Melansir dari National Kidney Foundation, berikut adalah 9 gejala awal ketika ginjal mulai bermasalah.

1. Kurang energi dan sulit konsentrasi

Ginjal yang rusak akan kehilangan kemampuan untuk membuang racun dan kotoran dari dalam tubuh melalui urine, sehingga menyebabkan racun dan kotoran menumpuk di darah. Hal ini akan mempengaruhi aliran darah ke otak sehingga menyebabkan Anda merasa lelah dan sulit berkonsentrasi.

Komplikasi lain dari penyakit ginjal adalah anemia atau kekurangan sel darah merah, yang dapat menyebabkan tubuh merasa lesu dan lelah.

2. Tidur bermasalah

Dampak lain dari menumpuknya racun dan kotoran di dalam darah adalah membuat Anda merasa kesulitan untuk tidur. Gangguan sleep apnea juga lebih umum dialami oleh mereka yang memiliki penyakit ginjal dibandingkan dengan orang dengan ginjal yang sehat.

3. Kulit kering dan gatal

Selain menyaring limbah dari dalam tubuh, ginjal juga melakukan pekerjaan penting lain seperti menjaga tulang tetap kuat dan menyeimbangkan jumlah mineral serta elektrolit di dalam tubuh.

Kulit yang selalu kering dan gatal bisa menjadi tanda dari penyakit tulang dan kandungan mineral yang tak seimbang, yang tak jarang disertai dengan penyakit ginjal.

4. Urine berbusa

Ginjal yang sehat akan bekerja untuk membuang racun dan kotoran yang tak dibutuhkan tubuh sekaligus menyimpan nutrisi yang baik bagi tubuh, contohnya adalah protein. Ketika ginjal rusak dan mengalami kesulitan untuk menyaring darah, ginjal akan ikut melepas protein dari dalam darah untuk dibuang bersama racun dan kotoran melalui urine.

Akibatnya urine akan mengandung busa yang terlihat seperti telur yang sudah dikocok. Hal ini karena protein yang ditemukan pada urine umumnya adalah protein albumin, protein yang sama dengan yang ditemukan pada telur.

5. Mata bengkak

Protein yang bocor ke dalam urine merupakan salah satu tanda yang umum terjadi ketika filter ginjal telah rusak. Akibatnya tubuh akan kekurangan protein dan menyebabkan pembengkakan pada bagian tubuh, seperti mata. Hal ini terjadi karena protein yang memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan cairan pada tubuh tidak tersedia.

6. Darah pada urine

Ketika menyaring racun dan kotoran dalam tubuh dan membuangnya melalui urine, ginjal yang sehat juga akan bekerja untuk menjaga sel-sel darah. Namun saat ginjal rusak, sel-sel darah akan bocor ke dalam urine dan menyebabkan urine berwarna merah muda atau kemerahan.

Segera ke dokter jika terdapat darah pada urine, karena selain menjadi pertanda penyakit ginjal hal ini juga bisa menunjukkan penyakit lain seperti infeksi atau tumor pada saluran kemih.

7. Pembengkakan pada kaki

Penurunan fungsi ginjal dapat membuat natrium dalam tubuh meningkat sehingga menyebabkan retensi natrium yang akhirnya mengakibatkan pembengkakan di bagian kaki. Selain ginjal, pembengkakan kaki juga bisa menjadi tanda dari gangguan kesehatan berbahaya lain seperti penyakit jantung dan hati.

8. Nafsu makan menurun

Meskipun penurunan nafsu makan tak menjadi gejala khas penyakit ginjal, namun penumpukan racun karena terganggunya fungsi ginjal juga dapat menjadi penyebab dari nafsu makan yang buruk.

Nafsu makan akibat penyakit ginjal biasanya terjadi dalam jangka waktu lama tanpa ada sebab yang pasti.

9. Kram otot

Ketidakseimbangan elektrolit dan mineral juga bisa terganggu ketika fungsi ginjal terganggu. Akhirnya kadar kalsium dan fosfor dalam tubuh akan menjadi tak terkontrol dan bisa menyebabkan kram otot.

(cnnindonesia.com)

Berita Terkait

Kesehatan

Bupati Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing

Kesehatan

Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan

Kesehatan

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen

Kesehatan

Pembukaan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Jadi Primadona

Kesehatan

Pekanbaru Target Juara Umum, 70 Kafilah MTQ Riau Ke-44 Dilepas ke Kuansing

Kesehatan

TRC 112 Pekanbaru Ditargetkan Tujuh Menit Sampai di Lokasi