Mengerikan, Hampir 100 Kasus Penyakit Paru-paru Misterius Berkaitan dengan Vape

Harijal - Selasa, 27 Agustus 2019 23:21 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/08/954085082019_untitled2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi vape (MakcouD)

Sejumlah remaja di 14 negara bagian di Amerika termasuk di antara banyaknya korban penyakit paru-paru misterius yang tampaknya berkaitan dengan penggunaan vape atau  vaping. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit - Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, banyak dari mereka yang terserang cedera paru-paru akut akibat vaping. 

Parahnya, beberapa pasien ini dirawat di ruang intensif dan menggunakan ventilator untuk membantu mereka bernapas dan tetap hidup. 

Otoritas medis mengatakan, belum jelas apakah pasien bisa pulih sepenuhnya. Menurut CDC, setidaknya 31 kasus telah dikonfirmasi pada pertengahan Agustus lalu. CDC mengatakan, sedang menyelidiki 94 kemungkinan kasus di 14 negara bagian. 

Para pejabat kesehatan memeringatkan para dokter dan masyarakat, agar waspada terhadap apa yang bisa terjadi akibat cedera paru-paru yang parah dan berbahaya ini. 

Gejala penyakit tersebut termasuk kesulitan bernapas, sesak napas, dan nyeri dada. Beberapa pasien juga dilaporkan mengalami demam, batuk, muntah, dan diare. 

CDC bekerja dengan departemen kesehatan di lima negara bagian dengan kasus yang dikonfirmasi. Kelima negara bagian tersebut adalah California, Illinois, Indiana, Minnesota, dan Wisconsin. 

Rekanan berusaha menentukan penyebab kondisi tersebut, setelah sekelompok penyakit paru-paru yang berhubungan dengan pemakaian rokok elektronik di kalangan remaja dan dewasa dilaporkan selama beberapa minggu terakhir. 

Meski demikian, CDC mengatakan belum ada bukti yang konsisten. Tercatat beberapa kasus tampak serupa, tetapi tidak dapat dipastikan apakah penyakitnya berkaitan dengan alat rokok elektronik itu sendiri atau dengan bahan-bahan spesifik dan kontaminan yang dihirup melalui rokok itu.

Para pasien mengaku, menghirup berbagai zat, termasuk nikotin dan produk dengan bahan dasar ganja yang diolahnya sendiri di rumah. 

Atas kejadian ini, CDC memberitahu semua tenaga kesehatan dan dokter di seluruh negeri tentang penyakit apa yang harus diperhatikan. Departemen kesehatan negara bagian juga telah mengeluarkan peringatan terkait hal ini. 

Para remaja awalnya menunjukkan gejala yang tampak dapat diatasi dan konsisten dengan infeksi virus dan bakteri pneumonia. 

Gejala-gejala ini termasuk sesak napas, batuk, demam, dan rasa tidak nyaman pada perut, kata Emily Chapman, kepala petugas medis di Children's Minnesota, Minneapolis.  

Tetapi kondisi pasien terus memburuk, meskipun dalam banyak kasus pengobatan telah dilakukan dengan antibiotik dan bantuan oksigen. 

“Beberapa bahkan menderita gagal napas dan harus memakai ventilator,” tambah Chapman. 

Chapman mengatakan, para dokter akhirnya menyimpulkan bahwa ada hubungan antara cedera paru-paru akut dengan penggunaan vape. 

Para pasien yang diobati dengan steroid, di antara terapi lainnya, menunjukkan peningkatan. 

Namun demikian, dokter tidak tahu apakah pasien akan menderita konsekuensi jangka panjang. 

"Kasus-kasus ini sangat kompleks untuk didiagnosis, karena gejalanya dapat meniru infeksi umum, tapi juga dapat menyebabkan komplikasi parah dan memperpanjang masa rawat inap," catat Chapman. 

"Perhatian medis sangat penting dalam kondisi ini. Kondisi pernapasan dapat terus menurun tanpa perawatan yang tepat."

(kompas.com) dengan judul "Mengerikan, Hampir 100 Kasus Penyakit Paru-paru Misterius Berkaitan dengan Vape", https://lifestyle.kompas.com/read/2019/08/27/204040120/mengerikan-hampir-100-kasus-penyakit-paru-paru-misterius-berkaitan-dengan?page=2. 

Editor : Bestari Kumala Dewi

Berita Terkait

Kesehatan

Riau Mulai Masuk Peralihan ke Musim Hujan

Kesehatan

Pemerintah Butuh 464.000 Guru, Pastikan Rekrutmen CPNS Digelar 2027

Kesehatan

Gerak Cepat TNI Bantu Tangani Dampak Banjir Bandang di Kabupaten Solok Sumbar

Kesehatan

Antisipasi Karhutla, Babinsa Koramil 0321-05/RM Bersama Warga Patroli Karhutla di Bangko Sempurna

Kesehatan

Dari Pohon Mangrove Jadi Arang, Polda Riau Usut Pidana Perusakan Hutan di Rupat Utara

Kesehatan

Water Bombing Satgas Udara Gempur Karhutla Dua Desa di Inhu