Biji Pepaya Bisa Sembuhkan Liver, Ginjal, dan Saluran Cerna

Harijal - Senin, 30 Juli 2018 08:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/07/9d5c9f072018_0000untitled4.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Boldsky
Biji pepaya

PEPAYA sangat populer di Asia, khususnya Indonesia. Manfaat kesehatan tak hanya diperoleh dari buah, namun juga bijinya. Biji pepaya memiliki rasa sedikit pedas, dapat dinikmati mentah, dikeringkan, dihaluskan, atau dibekukan. Karena rasanya kuat, biji pepaya sebaiknya dimakan dengan sedikit madu.

Berikut manfaat biji pepaya untuk kesehatan, dilansir dari Daily Health Post, Kamis (18/7).

1. Detoks hati

Biji pepaya secara tradisional digunakan untuk pengobatan di Cina. Fungsinya untuk detoksifikasi hati dan tubuh. Buah ini juga dikenal melindungi hati dari kerusakan dan induksi kimiawi.

2. Menyehatkan saluran cerna

Biji dan buah pepaya membunuh bakteri dan parasit berbahaya dalam saluran pencernaan. Sebuah studi menemukan biji pepaya kering efektif membunuh parasit pada usus manusia tanpa efek samping berbahaya.

Peneliti menyimpulkan konsumsi biji pepaya merupakan monoterapi nan murah, alami, tidak berbahaya, dan mudah disediakan. Ini bisa digunakan sebagai strategi pencegahan terhadap parasitosis usus, terutama di negara-negara tropis. Studi lain menyebutkan biji pepaya meningkatkan produksi lendir di saluran cerna untuk menurunkan keasaman lambung.

3. Melawan peradangan

Biji pepaya mengandung papain dan chymopapan, enzim yang mampu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan. Di Amerika latin, biji pepaya bahkan dibuat pasta dan digunakan untuk mengobati luka bakar. Bijinya juga digunakan untuk mengobati asma, rheumatoid arthritis, osteoarthritis, dan kondisi peradangan lainnya.

4. Melindungi ginjal

Biji pepaya melindungi ginjal dari gagal ginjal akibat racun. Sebuah penelitian diterbitkan di African Health Science menemukan bahwa biji pepaya bisa bersifat layaknya parasetamol. Ini adalah bahan aktif dalam tylenol yang bisa menghilangkan rasa sakit, juga pereda demam.

5. Menurunkan darah tinggi

Biji pepaya bermanfaat bagi jantung, yaitu mengendalikan diabetes, hipertensi, dan hiperkolesterolemia. Carpaine, suatu alkaloid yang ditemukan dalam biji pepaya bisa memperlambat denyut jantung dan mengurangi tekanan darah. Dalam hal kemanjuran, biji pepaya bahkan lebih manjur dari digitalis, obat yang bisa diresepkan dokter untuk pasien jantung.

6. Mencegah kanker

Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Nutrition and Cancer menguji sifat kemopreventif biji pepaya. Flavonoid dalam biji pepaya mencegah kanker melalui mekanisme antioksidan dan antiradang.

Biji pepaya mengandung isothiocyanate, senyawa yang mencegah kanker dengan meningkatkan transkripsi protein penekan tumor. Ini efektif melawan kanker paru-paru, hati, kerongkongan, perut, usus kecil, usus besar, dan kelenjar susu (payudara).

7. KB alami

Biji pepaya juga bisa menjadi KB alami untuk mencegah kehamilan.

(republika.co.id)

Berita Terkait

Kesehatan

Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting

Kesehatan

Legislator PKS Minta 30 Korporasi Karhutla Ditindak Tegas

Kesehatan

Ekosistem Kendaraan Listrik Didorong Tak Berhenti di Pabrik

Kesehatan

Open Turnamen Volleyball Putra Dandim Cup ke-8 Inhil Resmi Dibuka

Kesehatan

Markarius: Pemko Pekanbaru Komit Perkuat Ekosistem UMKM

Kesehatan

Borong 32 Emas di Kejurprov VIII Panahan Riau 2026, Pekanbaru Juara Umum