10 Tahun yang Tampak Hanya Asap Putih, Pasca Operasi Pak Kalus Kini Bisa Melihat

Harijal - Senin, 19 September 2016 15:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/09/5bab7c092016_10tahunhanyaasapputihpascadioperasipakkalusbisamelihat.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pak Kalus Kini Bisa Melihat

BAGANSIAPIAPI, kabarmelayu.com - Kalus (65) warga Simpang Benar, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih tampak tersenyum lebar sekaligus bersukur. Bayangkan saja usai di operasi katarax yang digelar pemkab Rohil bersama Lion Club ia kini bisa melihat dengan sangat jelas.

"Alhamdulillah ya Allah, mata saya terang dan bisa melihat dengan jelas.'' kata Kalus saat diwawancarai Posmetro Rohil, Ahad (18/9) di RSUD Dr RM Pratomo Bagansiapiapi.

Pria paruh baya ini bercerita ia terkena katarak parah semenjak 2006 silam. Semenjak itu ia tak bisa melihat dan kemana-mana dituntun oleh istri, anak dan menantu.

"Tahu kabut asap seperti itulah yang saya lihat selama 10 tahun ini, bahkan saya tidak tahu wajah menantu saya yang baru menikah 2 tahun lalu dengan putri saya," katanya.

Ia yang saat itu memakai kemeja Biru dan celana kain hitam terlihat masih menggunakan kaca mata hitam yang diberi oleh panitia. "Ingin rasanya saya menangis tapi pesan Dokter pasca operasi tidak boleh menangis," katanya terharu.

Suami dari Sumini yang dikarunia 7 orang anak dan 25 cucu ini mengaku sudah pernah melakukan operasi namun belum bisa sembuh. "Tahun kemarin operasi di Duri tapi tak ada akurangnya, baru kali ini lah saya operasi langsung bisa terang melihat," katanya.

Ia sangat berterimakasih kepada Bupati Rokan Hilir H Suyatno yang telah membuat program operasi gratis untuk masyarakat tidak mampu. "Memang kalau operasi pakai BPJS tak bayar juga, tapi kualitasnya bisa tahu kan kalau gratis bagaimana. Ini gratis namun kualitasnya bagus, makasih pak Bupati," katanya.

Ia juga senang diusia senjanya tak lagi menyusahkan anak dan cucunya karena biasnaya kemana-mana harus dibopong. "Selama 10 tahun ini saya tiap malam berfikir kasihan anak istri saya kalau begini kondisi saya kemana-mana harus dibopong karena tak bisa melihat. Makanya saya berdoa siang malam agar bisa sembuh dan Allah kabulkan pada hari ini," ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD DR RM Pratomo Dr Tribuana Tungga Dewi didampingi pengurus PKK Siti Rusli, Ana Hermanto dan Betty Acil. Mengatakan hal ini sebuah anugrah karena sama sekali tak bisa melihat sebelumnya dan kini bisa melihat dengan terang.

"Total yang dioperasi sebanyak 201 orang. diantaranya ada 10 orang yang sama sekali tak bisa melihat dan akhirnya bisa melihat seperti pak Kalus," kata Tribuana.(rd)

Berita Terkait

Kesehatan

GWN Dorong UMKM Bergerak di CFD Bengkalis 2–3 Mei 2026

Kesehatan

Tingkatkan Daya Saing, LSP Institut STIAMI Gelar Uji Kompetensi Skema Pengelolaan Sistem Pergudangan

Kesehatan

Kodim 0301 dan BNNK Pekanbaru Perkuat Sinergi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Kesehatan

UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Gelar Pentas Seni, Ruang Siswa Kembangkan Minat Bakat

Kesehatan

Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf

Kesehatan

DPP LMR Kobarkan Semangat Marwah Melayu hingga ke Pelosok Negeri