Musim Hujan, Dinas Kesehatan Bengkalis Ajak Masyarakat Waspada DBD

Harijal - Sabtu, 13 Januari 2018 09:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/01/43ad8b012018_0000_2073779204.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Waspada DBD

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD) dengan menjalankan program 3 M, yaitu menguras, menimbun dan menutup wadah penampungan air.

Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Supardi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Alwizar, dalam rilis yang disampaikan kepada Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik, Jumat (12/1/2018).

Dikatakan Alwizar, cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit DBD adalah dengan mencegah nyamuk aedes aegypti berkembang biak. Untuk itu, warga diminta untuk menutup rapat - rapat penampungan air bersih/air hujan, agar nyamuk aedes aegypti tidak dapat meletakkan telurnya sehingga tidak menjadi jentik dan berkembang menjadi nyamuk dewasa

Selain itu, kata Alwizar, pihak Dinas Kesehatan juga telah minta kepada seluruh kepala Puskesmas dan camat, kepala desa/lurah di Negeri Junjungan untuk lebih gencar mensosialisasikan kepada masyarakat luas agar waspada terhadap DBD.  

"Tak kalah penting, masyarakat dihimbau untuk lebih aktif melakukan gotong royong, membersihkan lingkungan tempat tinggal secara teratur," ungkapnya.

Sejauh ini, masih ada anggapan dari sebagian masyarakat, pencegahan DBD melalui upaya pengasapan (fogging).

Menurut Alwizar, anggapan itu kurang tepat, karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja dan merupakan upaya pengendalian jika ada kasus penderita penyakit saja agar tidak meluas dan berkembang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Meski ada tindakan pengasapan atau juga bubuk abate, namun program 3 M jauh lebih efektif untuk mencegah timbulnya penyakit DBD," ungkap Alwizar.

Selain masalah penyakit DBD, menurut Alwizar, pada musim hujan masyarakat juga menghadapi penyakit lainnya, seperti penyakit influenza, malaria, serangan asma, leptospirosis hingga diare. "Saat terjadi banjir, potensi penyakit diare, leptospirosis, hingga penyakit kulit meningkat," katanya.***

Berita Terkait

Kesehatan

Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting

Kesehatan

Legislator PKS Minta 30 Korporasi Karhutla Ditindak Tegas

Kesehatan

Ekosistem Kendaraan Listrik Didorong Tak Berhenti di Pabrik

Kesehatan

Open Turnamen Volleyball Putra Dandim Cup ke-8 Inhil Resmi Dibuka

Kesehatan

Markarius: Pemko Pekanbaru Komit Perkuat Ekosistem UMKM

Kesehatan

Borong 32 Emas di Kejurprov VIII Panahan Riau 2026, Pekanbaru Juara Umum