Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas di RI Capai Rp 78 Trilun/Tahun

Harijal - Rabu, 03 Januari 2018 16:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/01/5a3878012018_0000ayo0mchthc1tfmas3fe3w.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Thinkstock)
Ilustrasi Obesitas

Obesitas merupakan masalah global yang berdampak pada meningkatnya morbiditas (angka kesakitan) serta pengaruhnya terhadap peningkatan mortalitas (angka kematian) pada orang dewasa di dunia. 

Obesitas terkait dengan morbiditas dan mortalitas pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan produktivitas akibat ketidakhadiran dalam bekerja, penurunan kualitas hidup, dan kematian dini

Tiga orang peneliti dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Institut Pertanian Bogor (IPB) yaitu Drajat Martianto, Arnati Wulansari dan Yayuk Farida Baliwati melakukan penelitian tentang estimasi kerugian ekonomi akibat obesitas di Indonesia.

"Estimasi kerugian ekonomi akibat obesitas dapat diukur dengan menghitung biaya perawatan kesehatan, nilai ekonomi produktivitas yang hilang akibat kematian dini, dan nilai ekonomi produktivitas akibat ketidakhadiran kerja," ungkap Drajat dalam keterangan tertulis, Rabu (3/1).

Subjek yang digunakan pada penelitian ini merupakan proyeksi jumlah penduduk masing-masing provinsi dan Indonesia (berusia 18-64 tahun). Data yang digunakan tim ini antara lain bersumber dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, yaitu rata-rata biaya yang dikeluar¬kan untuk rawat inap dan rawat jalan dan jumlah hari perawatan. Juga data yang bersumber dari Sistem Informasi Rumah Sakit 2013 yaitu jumlah kematian akibat komorbiditas (kanker, diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung iskemik, osteoartritis, dan stroke) serta dari beberapa unit data terkait lainnya.

Biaya perawatan kesehatan diestimasi dari perkalian proporsi kejadian komorbiditas pada populasi obesitas, jumlah penduduk yang mengalami obesitas, dan rata-rata biaya perawatan. Nilai ekonomi produktivitas yang hilang akibat kematian dini diperoleh dari perkalian jumlah kematian, tingkat partisipasi kerja, dan upah yang diterima setiap tahun, yang kemudian dibagi dengan discount rate dipangkatkan dengan tahun hidup yang hilang, sedangkan nilai ekonomi produktivitas yang hilang akibat ketidakhadiran kerja diperoleh dari perkalian jumlah penduduk yang mengalami obesitas, jumlah hari tidak masuk kerja, tingkat partisipasi kerja, dan upah yang diterima per hari.

Dari hasil penelitiannya, tim ini mendapati bahwa biaya perawatan kesehatan diestimasi sebesar Rp 56,487 triliun per tahun. Nilai ekonomi produktivitas yang hilang akibat kematian dini sebesar Rp 1,597 triliun per tahun. Nilai ekonomi produktivitas yang hilang akibat ketidakhadiran kerja diestimasi sebesar Rp 20,394 triliun per tahun. Total kerugian ekonomi akibat obesitas di Indonesia sebesar Rp 78,478 triliun per tahun, setara dengan 0,9% Produk Domestik Bruto Indonesia.

"Hasil ini menunjukkan bahwa obesitas bukan hanya masalah kesehatan, melainkan juga berimplikasi pada masalah ekonomi yang menyebabkan beban ekonomi keuangan negara yang besar. Maka pentingnya dilakukan upaya promosi kesehatan untuk mengurangi konsekuensi negatif obesitas. Maka dari itu, penting bagi pemerintah untuk dapat membuat kebijakan yang bersifat promotif sejak dini, di antaranya dengan memasukkan pendidikan gizi dalam kurikulum sekolah, dan adanya regulasi disertai dengan fasilitas yang mendukung gaya hidup sehat dengan mengatur pola makan menggunakan prinsip gizi seimbang dan aktivitas fisik yang cukup,” ungkapnya.

(kumparan.com)

Berita Terkait

Kesehatan

24 Perusahaan Keroyok Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang

Kesehatan

Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu Olimpiade Nasional POSI IPB

Kesehatan

Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Sudah Hampir 1.000 Orang

Kesehatan

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur

Kesehatan

Kemenhan Akui 5 Calon Manajer Kopdes dan KNMP Meninggal Saat Latsarmil

Kesehatan

Siap Berlaga, Utusan Bengkalis pada MTQ ke-44 Riau di Kuansing Tuntas Registrasi Ulang