BANGKINANG, riaueditor.com - Ketersediaan air bersih menjadi persoalan di Puskesmas Rawat Inap 24 Jam Air Tiris Kampar dalam pelayanan masyarakat.
Padahal gedung baru yang menghabiskan anggaran sekitar 3,5 milyar dari APBD Kampar tahun 2016 baru dioperasikan pada bulan Januari 2017 lalu.
Kepada awak media, Senin (17/4/2017) Kepala Puskesmas Kampar, Ali Mora menyampaikan, bahwa air bersih merupakan kebutuhan utama pihak puskesmas.
Hal ini telah kita sampaikan secara lisan maupun tertulis kepada Dinas Kesehatan Kampar dan pihak dinas telah beberapakali meninjau hal ini. Namun sampai kini persoalan air masih menjadi kendala.
"Berkemungkinan ada pipa yang bocor," ujarnya sembari menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa berbuat banyak karena masih dalam masa perawatan pihak ketiga (Rekanan).
Kadis Kesehatan Kampar, Dr M Harris menanggapi hal itu mengatakan, akan segera mengecek langsung hal itu. Persoalan air dan listrik merupakan hal utama dalam bidang pelayanan.
Untuk itu, pihaknya secepatnya akan mencarikan solusi, agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik, ujarnya. (Sy/rec)