Butuh Masker? Puskesmas di Pekanbaru Sediakan Gratis!

Redaksi - Rabu, 14 Oktober 2026 14:22 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/10/_8676_Butuh-Masker--Puskesmas-di-Pekanbaru-Sediakan-Gratis-.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi.(Foto: Dok)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perlindungan diri di tengah kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali pekat menyelimuti Kota Pekanbaru.

Untuk mengantisipasi risiko terhadap kesehatan, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyediakan masker gratis yang dapat diambil secara gratis oleh masyarakat di puskesmas terdekat.

"Masyarakat bisa datang mengambil masker ke puskesmas terdekat, gratis," kata Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, Selasa (13/10/2026).

Ia memastikan persediaan masker untuk masyarakat masih mencukupi. Saat ini, terdapat sekitar 75.000 lembar masker yang tersimpan di gudang Diskes Pekanbaru.

Selain stok yang tersedia di gudang, pihaknya juga telah mendistribusikan hampir 100.000 masker gratis kepada masyarakat. Distribusi masker tersebut turut dilakukan melalui 21 puskesmas yang tersebar di Kota Pekanbaru.

"Stok masker masih cukup, obat-obatan, oksigen juga tersedia di Puskesmas," ulasnya.

Hazli mengimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara memburuk. Langkah tersebut diperlukan untuk membantu mengurangi paparan partikel asap yang berisiko mengganggu kesehatan.

Di tengah kondisi udara yang belum membaik, dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian Diskes Pekanbaru.

Berdasarkan data yang diterima pihaknya, lebih dari 11.707 warga mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Dari jumlah tersebut, lebih dari 9.816 penderita mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Selain ISPA, warga juga mengalami gangguan kesehatan lain seperti asma sebanyak 892 kasus, iritasi kulit sebanyak 498 kasus, serta konjungtivitis atau iritasi mata sebanyak 328 kasus.

Diskes pun terus menyiagakan layanan kesehatan untuk mengantisipasi peningkatan keluhan masyarakat. Puskesmas tetap memberikan pelayanan hingga pukul 21.00 WIB.

Khusus Sabtu dan Minggu, layanan puskesmas juga direncanakan buka mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap.

Selain memperkuat pelayanan di puskesmas, Diskes Pekanbaru juga meningkatkan layanan rujukan bagi masyarakat yang mengalami ISPA dan membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

"Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai," pungkasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Kabut Asap, Pemko Pekanbaru Kembali Tutup RTH dan Taman Kota

Kesehatan

2.440 Hotspot Bercokol di Sumatera, Kabut Asap Masih Berpotensi Terjadi di Riau

Kesehatan

BMKG Pantau 2.279 Hotspot di Sumatera, Kualitas Udara Pekanbaru Malam Ini Tidak Sehat

Kesehatan

Kabut Asap, Senin Besok Siswa di Pekanbaru Kembali Sekolah

Kesehatan

Modifikasi Cuaca Sepanjang Juli-September, 80 Ton Garam Disemai di Langit Riau

Kesehatan

Membaik Setelah Seharian Diguyur Hujan, Udara Pekanbaru Pagi Ini Masih Biru