Hingga September 2026 Tercatat 3.605 Kasus Baru TBC di Pekanbaru

Redaksi - Senin, 28 September 2026 19:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/09/_2586_Hingga-September-2026-Tercatat-3-605-Kasus-Baru-TBC-di-Pekanbaru.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi.(Foto: Int)
kabarmelayu.com,PEKANBARU — Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 3.605 kasus baru tuberkulosis (TBC) sejak awal hingga 20 September 2026 ini. Capaian ini terealisasi sebesar 68,2 persen dari total target penemuan kasus yang ditetapkan untuk tahun 2026, yakni sebanyak 5.280 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto menyampaikan, upaya penjaringan kasus TBC terus digencarkan secara aktif melalui fasilitas kesehatan maupun kegiatan langsung di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan penanganan medis dapat diberikan secara cepat dan tepat kepada masyarakat terinfeksi.

"Hingga 20 September tahun ini, sebanyak 3.605 kasus baru sudah ditemukan dari target 5.280 kasus. Selain itu, sebanyak 15.395 orang terduga TBC telah ditemukan melalui Standar Pelayanan Minimal (SPM), atau 54,6 persen dari target 28.220 orang," kata Hazli, Senin (28/9/2026).

Hazli menjelaskan bahwa capaian penemuan kasus pada tahun ini masih memerlukan peningkatan signifikan secara berkelanjutan. Sebagai perbandingan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru berhasil melampaui target pada tahun 2025 dengan menemukan 5.505 kasus atau mencapai 114 persen dari target Kemenkes.

Hasil evaluasi tahun lalu menjadi pemacu semangat bagi jajarannya untuk memperluas jangkauan penemuan kasus di seluruh wilayah. Pihaknya juga berkomitmen memastikan seluruh pasien terdiagnosa menjalani masa pengobatan sampai dinyatakan sembuh total.

"Kami menargetkan angka keberhasilan pengobatan atau treatment success rate (TSR) dapat mencapai target nasional sebesar 90 persen," ujarnya.

Dalam upaya memperkuat efektivitas program, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru turut memberikan apresiasi kepada fasilitas pelayanan kesehatan berprestasi. Puskesmas Sidomulyo mencatatkan kinerja tertinggi pada 2025, baik dalam jumlah penemuan kasus maupun tingkat keberhasilan pengobatan yang mencapai 99 persen.

Puskesmas Payung Sekaki, Rejosari, Sapta Taruna, Sail, dan Langsat juga mencatatkan persentase kesembuhan pasien yang tergolong tinggi di atas 97 persen. Capaian positif tersebut diharapkan dapat memotivasi seluruh puskesmas di Kota Pekanbaru untuk memaksimalkan penanganan TBC secara menyeluruh.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Inovasi DIPIKAT MASTENAR, Puskesmas Tenayan Raya Deteksi PTM Sejak Dini

Kesehatan

Kasus HIV Meningkat, 4.524 Pasien di Riau Stadium AIDS

Kesehatan

Belum Ada Kasus Virus Nipah di Riau, Tetap Waspada

Kesehatan

304 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Riau Selama 2025, Musim Hujan Peternak Diminta Lebih Waspada

Kesehatan

Indonesia Peringkat Kedua Kasus TBC Dunia, Perkuat Kolaborasi

Kesehatan

Pertama di Indonesia, Tim Dokter RSUD AA Tangani Paru-Paru Bocor Tanpa Operasi