kabarmelayu.com,PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru terus mendorong capaian program Cek Kesehatan Gratis (
CKG) di Kota Pekanbaru.Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggandeng berbagai perguruan tinggi di Kota Pekanbaru untuk memperluas sasaran pemeriksaan kesehatan, khususnya bagi kalangan mahasiswa.Perguruan tinggi pertama melakukan kolaborasi dengan Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) menyasar sebanyak 500 Mahasiswa dan STIKES Al Insyirah menyasar 150 Mahasiswa."Iya hari ini kita lakukan cek kesehatan gratis di Universitas Hang Tuah ini merupakan kampus pertama kita lakukan kerja sama atau kolaborasi. Untuk itu kami mendorong agar dilanjutkan bersama perguruan tinggi se-Pekanbaru dalam mempercepat pencapaian dengan fokus pada sasaran masyarakat usia dewasa," kata Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, Kamis (9/7/2026).Disampaikan Wawako pihaknya sampai hari ini capaian cek kesehatan gratis di pekanbaru saat ini baru mencapai 12 persen dari target 46 persen dengan sasaran 1.037.264 dengan kehadiran sampai 8 Juli 2026 sebanyak 126.368. Untuk itu pihaknya menargetkan semua kampus di pekanbaru melakukan
CKG ini. Beberapa waktu lalu kita juga telah melakukan komunikasi dengan kampus UNRI kita masih menunggu follow up nya melalui Dinkes Pekanbaru harapannya agar di teruskan jangan setengah-setengah apalagi di stop selama ini sering kita temui indikasi kondisi yang rawan itu ada di kampus makanya di perlukan adanya cek kesehatan gratis ini." Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa saling menguatkan apalagi untuk mahasiswa ini sangat penting kondisi kesehatan mereka dan kita bisa maksimal menjalankan program ini sehingga target kita akan tercapai. Terima kasih kepada kampus hang tuah telah bersedia menjadi lokasi
CKG bagi mahasiswa mereka, "jelasnyaRektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) Assoc. Prof. Ns. Lita, M.Kep., Ph.D menyatakan sangat apresiasi dan bahagia sekali meskipun persiapannya sangat dadakan namun alhamdulillah pak wakil walikota bisa hadir langsung. Sebelum nya pihaknya juga telah melaksanakan
CKG dengan kerja sama puskesmas langsat dua bulan lalu menyasar sebanyak 275 mahasiswa selanjutnya pada bulan September mendatang sasaran nya 1000 mahasiswa." kalau
CKG dari pemerintah ini di tekan kan pemeriksaan mulai dari tekanan darah, berat badan, tinggi badan, mata, gigi dan gula darah. Menurutnya hal vini sangat penting apalagi mahasiswa sekarang gaya hidup nya sudah berbeda dengan mahasiswa dulu. Saat ini mereka banyak mengkonsumsi kopi gerobak yang lagi tren kita bisa bayangkan 10 tahun kedepan penyakit TPM seperti hipertensi sangat mudah menyerang tidak lagi bmelihat usia. karena itu
CKG ini sasaran mahasiswa sangat tepat sekali, "jelasnyaKepala Dinas Kesehatan Pekanbaru melalui Sekdis H Dedy Sambudy mengatakan
CKG di lingkungan kampus pertama kali di adakan Universitas Hang Tuah merupakan inisiatif pihaknya setelah mendapat berbagai masukan untuk mendongkrak progres dari
CKG tersebut. Diantaranya target tak hanya fokus melibatkan perguruan tinggi negeri, tetapi swasta hingga sekolah tinggi lainya di kota Pekanbaru. Karena itu, diperlukan langkah percepatan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi lainnya.Dari hasil pendataan sementara, dari 10 perguruan tinggi menunjukkan terdapat sekitar 124 ribu mahasiswa yang berpotensi menjadi sasaran program. Angka tersebut belum termasuk mahasiswa dari UIR, Unilak, Umri, Universitas Awal Bros, Universitas Prima Indonesia, dan Poltekkes Kemenkes."Kami memperkirakan jika seluruh perguruan tinggi telah terakomodasi, jumlah mahasiswa yang menjadi sasaran bisa mencapai lebih dari 200 ribu orang," terangnya.Dedy Sambudy menyebut, jika pihak perguruan tinggi menyambut positif kebijakan tersebut dan menyatakan siap mendukung percepatan pelaksanaan program
CKG di Pekanbaru.