Bulan Vaksinasi Rabies, Dinas PKH Riau Siapkan Vaksin Gratis

Redaksi - Rabu, 24 Juni 2026 12:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/06/_622_Bulan-Vaksinasi-Rabies--Dinas-PKH-Riau-Siapkan-Vaksin-Gratis.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Guna meningkatkan perlindungan terhadap hewan penular rabies (HPR) sekaligus mencegah penyebaran penyakit rabies di masyarakat, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau akan menggelar kegiatan Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 pada Rabu, 1 Juli 2026 mendatang.0Kegiatan tersebut akan dipusatkan di UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan (LVK0H) Provinsi Riau, Jalan Hangtuah Ujung, Pekanbaru, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WI0B.00Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan 000 Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan cakupan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan, khususnya anjing dan kucing yang berisiko menjadi penular penyakit rabies.

"Rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena dapat menular dari hewan ke manusia dan berakibat fatal. Karena itu, vaksinasi menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penyebarannya. Melalui Bulan Vaksinasi Rabies ini, kami mengajak masyarakat untuk membawa hewan peliharaannya agar mendapatkan vaksin secara gratis," ujar Mimi Yuliani Nazir, Rabu (24/6/2026).

Selain layanan vaksinasi rabies gratis, kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan bazar produk asal hewan dan pelaku UMKM, serta kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai bahaya rabies dan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan.

Menurut Mimi, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam pengendalian rabies. Sebab, kesadaran pemilik hewan peliharaan untuk melakukan vaksinasi secara rutin masih perlu terus ditingkatkan.

"Kami tidak hanya memberikan layanan vaksinasi, tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai cara pencegahan rabies, pentingnya pemeliharaan hewan yang bertanggung jawab, serta langkah yang harus dilakukan apabila terjadi gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies," katanya.

Ia menjelaskan, vaksinasi rabies diberikan kepada hewan yang memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya hewan dalam kondisi sehat, berusia minimal tiga bulan, tidak sedang bunting, dan dapat dikendalikan oleh pemilik saat proses vaksinasi berlangsung.

"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Vaksinasi rabies bukan hanya melindungi hewan kesayangan, tetapi juga melindungi keluarga dan lingkungan sekitar dari ancaman rabies," tambahnya.

Untuk mengikuti program tersebut, pemilik hewan diwajibkan membawa KTP serta memastikan hewan peliharaan dalam kondisi sehat. Hewan juga harus dapat ditangani oleh pemiliknya, baik menggunakan rantai maupun pet cargo demi keamanan selama proses vaksinasi.

Pendaftaran peserta dapat dilakukan secara daring melalui tautan yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara. Mimi menegaskan, keberhasilan pengendalian rabies memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama para pemilik hewan peliharaan.

"Melalui gerakan Bulan Vaksinasi Rabies ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa satu suntikan vaksin dapat memberikan perlindungan yang sangat besar. Mari bersama-sama melawan rabies dengan memastikan hewan peliharaan kita mendapatkan vaksinasi secara rutin," tutupnya.

Kegiatan ini mengusung slogan "Satu Suntikan, Berjuta Perlindungan. Lawan Rabies! Lindungi Hewan Kesayangan, Lindungi Keluarga."

"Pemerintah Provinsi Riau berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan cakupan vaksinasi rabies dan mendukung terwujudnya wilayah yang bebas rabies," tukasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Mencuci di Sungai, Perempuan Suku Akit Tewas Diserang Buaya

Kesehatan

BBKSDA Riau Pasang Box Trap di Lokasi Kemunculan Beruang Madu Pelalawan

Kesehatan

Belasan Gajah Liar Dewasa Masuk Perkebunan Warga Muara Fajar

Kesehatan

Januari hingga April 2026, DPKP Pekanbaru Evakuasi 214 Ular, Mulai Piton hingga Kobra

Kesehatan

Penampakan Harimau Sumatera di Duri Field, BBKSDA Riau Sisir Area PHR

Kesehatan

Diterkam Buaya, Warga Batang Sungai Inhil Ditemukan Tewas