RS Vertikal Otak, Jantung dan Nefrologi Riau Ditargetkan Beroperasi November 2026, Seluruh Biaya Ditanggung Pusat

Redaksi - Rabu, 05 Maret 2025 20:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/03/_9621_RS-Vertikal-Otak--Jantung-dan-Nefrologi-Riau-Ditargetkan-Beroperasi-November-2026--Seluruh-Biaya-Ditanggung-Pusat.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Miniatur RS Vertikal Otak, Jantung dan Nefrologi Riau.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU– Pemerintah pusat menargetkan pembangunan Rumah Sakit (RS) Vertikal khusus Otak, Jantung, dan Nefrologi dapat beroperasi November 2026 mendatang. RS tersebut berlokasi di Jalan Naga Sakti Pekanbaru.

Seluruh pembiayaan, baik pembangunan, pengadaan alat kesehatan, hingga operasional dan tenaga medis akan ditanggung sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Riau, drg. Sri Sadono Mulyanto, M.Han mengungkapkan, rumah sakit ini akan menjadi pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Riau dan sekitarnya.

"Targetnya rumah sakit otak, jantung dan nefrologi ini memiliki sekitar 350 tempat tidur, yang nantinya bisa berkembang menjadi 450 tempat tidur. Layanan ICU jantung juga akan tersedia, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Jakarta," ujarnya.

Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp1,6 triliun untuk pembangunan rumah sakit ini, termasuk pengadaan alat kesehatan hingga pengisian tenaga medis. Bahkan, untuk operasional tahunan, anggaran yang disiapkan bisa mencapai Rp1 triliun.

"Rumah sakit ini dibiayai penuh oleh pemerintah pusat, termasuk gaji tenaga medis. Ini luar biasa, karena selain dibangunkan, operasionalnya juga ditanggung pusat. Masyarakat Riau akan diutamakan dalam perekrutan tenaga kesehatan," jelas Sri Sadono.

Saat ini, progres pembangunan mulai berjalan dengan mobilisasi tiang pancang dan persiapan alat-alatnya. Pemerintah Provinsi Riau telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana.Dalam waktu dekat, groundbreaking rumah sakit ini akan segera dilaksanakan.

"Mudah-mudahan dalam bulan puasa iniground breakingbisa dilakukan. Kementerian Kesehatan sudah menyampaikan bahwa jika provinsi siap, maka pembangunan akan segera dimulai. Targetnya pada November 2026 sudah beroperasi," tambahnya.

Dengan adanya rumah sakit ini, diharapkan masyarakat Riau tidak perlu lagi bepergian jauh bahkan ke luar negeri untuk mendapatkan layanan medis berkualitas, terutama terkait kasus otak, jantung, dan nefrologi.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal

Kesehatan

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

Kesehatan

Syahrul Aidi Maazat Serap Aspirasi 5 Asosiasi Media dan Wartawan Riau

Kesehatan

Anggota DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat Silaturahmi Bersama Insan Pers Riau

Kesehatan

Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Kesehatan

Skandal Perzinahan Kades, Kriminalisasi Wartawan dan Dugaan Suap Penyidik