BENGKALIS -Sebagai satu-satunya Politeknik Negeri di Provinsi Riau, tidak ada salahnya jika Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dijadikan sebagai salah satu ikon Kabupaten Bengkalis. Tentunya, perlu kerja keras dan dukungan dari berbagai untuk mewujudkan mimpi tersebut, salah satunya adalah dukungan Pemkab Bengkalis.
Sejak bertukar status menjadi Politeknik Negeri, perkembangan Pollbeng yang sudah meraih segudang prestasi ini cukup luar biasa. Tidak hanya dari peningkatan jumlah mahasiswanya tapi juga gedung-gedung kampus yang terus bertambah begitu juga jumlah prodinya.
Namun begitu, Polbeng yang dulu di bawah naungan Yayasan Bangun Insani (YBI), masih butuh perhatian serius dari pemerintah termasuk Pemerintah Kabupaten Bengkalis, terutama dukungan dalam bentuk anggaran.
''Memang dalam ketenuannya setelah lima tahun berubah status menjadi negeri, hibah dari Pemda itu telah berakhir. Tapi bukan berarti Pemda tidak boleh atau tidak bisa memberikan hibah kepada Polbeng, hibah dari Pemda tetap bisa dilakukan dan itu sesuai dengan Undang-Udang No 12 Tahun 2012 yang mengamanatkan Pemerinta Daerah boleh membantu perkembangan Pendidikan Tinggi di daerahnya,'' sebut Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, H Milchan, MT.
Harapan itu disampaikan Milchan saat menyampaikan perkembangan Polbeng di hadapan belasan wartawan dan Civitas Akademika Polbeng pada acara Ngopi Bareng Rekan Pers di Gedung Polbeng, Kamis (5/1/2016).
Diakui Milcan, khusus untuk Jurusan Kemaritiman dan Perminyakan, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Untuk itu, campur tangan Pemerintah Daerah sangat diharapkan.
''Alhamdulillah, untuk jurusan Kemaritiman sudah dibuka sejak dua tahun lalu, namun masih banyak sarana yang kita butuhkan. Sedangkan Perminyakan, Insyaallah tahun ini akan mulai menerima mahasiswa baru, dan sesuai rencana awal kampusnya berada di Duri Kecamatan Mandau,'' sebut Milchan.
(goriau.com)