Telusuri Kematian Puluhan Kerbau di Kampar, Dinas PKH Riau Siapkan Tim

Redaksi - Sabtu, 14 September 2024 15:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/09/_7828_Telusuri-Kematian-Puluhan-Kerbau-di-Kampar--Dinas-PKH-Riau-Siapkan-Tim.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Seekor kerbau di Desa Mentulik yang ditemukan mati mendadak di Sungai Kampar.(Foto: Ist)
PEKANBARU - Desa Mentulik, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kampar, dikejutkan dengan matinya puluhan kerbau mendadak. Temuan ini telah menarik perhatian setelah video yang memperlihatkan bangkai-bangkai kerbau mengapung di Sungai Kampar Kiri itu viral di media sosial.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, drh Faralinda Sari, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan investigasi mendalam terkait insiden ini.

"Kami akan menelusuri secara menyeluruh penyebab kematian massal kerbau-kerbau tersebut. Hingga saat ini, kami belum menerima laporan resmi terkait kasus ini," jelas drh Faralinda Sari, Jumat (13/9/2024).

Kejadian ini menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @seputarkampar_official pada Kamis (12/9/2024) menunjukkan pemandangan mengejutkan. Delapan ekor bangkai kerbau mengapung di aliran Sungai Kampar Kiri.

Beberapa bangkai juga terlihat berada di tepi sungai. Video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kepanikan di kalangan masyarakat setempat.

Belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti dari kematian mendadak tersebut. Diperkirakan, jumlah kerbau yang mati bisa mencapai puluhan ekor. Banyak dari kerbau ini dipelihara secara dilepas di area sekitar, yang menambah kekhawatiran akan kemungkinan penyebaran penyakit.

Dinas PKH Riau berencana mengirim tim untuk melakukan pemeriksaan lapangan dan analisis lebih lanjut. Investigasi ini penting untuk menentukan apakah kematian kerbau ini disebabkan oleh penyakit menular, keracunan, atau faktor lingkungan lainnya.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan langkah mitigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sementara itu, pihak Dinas PKH Riau menghimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan kematian hewan ternak yang tidak wajar dan menjaga kesehatan ternak mereka dengan baik.

Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan jawaban atas kejadian yang telah mengejutkan dan meresahkan banyak pihak.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Riau Terima 20 Ribu Dosis Vaksin PMK, 12.250 Telah Didistribusikan ke Daerah

Kesehatan

304 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Riau Selama 2025, Musim Hujan Peternak Diminta Lebih Waspada

Kesehatan

Razia PMKS di Pekanbaru Diintensifkan Hingga Tengah Malam

Kesehatan

3.249 Dosis Vaksin PMK Disuntikkan di Riau, Kampar Progres Tertinggi

Kesehatan

PKH Riau Genjot Vaksinasi Ternak

Kesehatan

32 Ekor Ternak di Riau Terpapar PMK