RSUD Petala Bumi Siap Wujudkan Pelayanan Kesehatan yang Prima

Harijal - Kamis, 16 Desember 2021 14:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/a0b6dd122021_rsudpetalabumisiapwujudkanpela.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

PEKANBARU - Sebagai wujud untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima khususnya kepada pasien yang dirawat di RSUD Petala Bumi. Direktur RSUD Petala Bumi Sumiarti menyampaikan bahwa rumah sakit siap untuk melayani.

Hal tersebut disampaikannya saat dialog dalam program Riau Publik oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Riau di Rumah Sakit Petala Bumi Riau, Rabu (15/12/2021).

Direktur RSUD Petala Bumi Riau, Sumiarti menyampaikan bahwa saat ini RS Petala Bumi proses pengembangan rumah sakit unggulan stroke menuju rumah sakit rujukan otak. 

"Tentunya, untuk menjadi rumah sakit rujukan kami telah melakukan kajian bersama Universitas Gadjah Mada (UGM)," katanya.

Karena, menurutnya perlunya dasar-dasar yang kuat terkait rumah sakit rujukan otak ini. Tentunya melihat apa yang paling dibutuhkan masyarakat khususnya berkenaan dengan layanan kesehatan di Provinsi Riau ini.

"Berdasarkan kajian yang cukup panjang kami memperoleh data dari BPS, Dinkes, rumah sakit swasta ditemukanlah bahwa penyakit stroke yang sering terjadi," ungkapnya.

Ia mengaku bahwa pihaknya bersama tim kajian juga telah melakukan koordinasi dengan rumah sakit rujukan stroke di Bukittinggi Sumatera Barat, berdasarkan data bahwa sekitar 70 - 80 persen pasien merupakan orang Riau.

"Ini karena pola hidup seperti sering mengkonsumsi makanan yang dimasak dengan santan," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan RS Pusat Otak Nasional (PON) untuk menyampaikan data mengenai masyarakat Riau yang terkena stroke sehingga perlunya rumah sakit  rujukan otak ini di Provinsi Riau.

"Karena ketika mengalami stroke ada waktu 4 jam terhadap penanganan stroke ini jika terlambat maka akan beresiko cacat bahkan kematian," jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan rapat bersama Gubernur Riau dan Kepala OPD terkait mengenai hal rumah sakit unggulan stroke menuju rujukan otak tersebut.

"Alhamdulillah Pak Gubernur cukup support untuk bagaimana terkait pelayanan dan penanganan kesehatan  bagi masyarakat khususnya di Provinsi Riau ini," ungkapnya.

Ia menuturkan, sebagai insan rumah sakit, pihaknya akan berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Untuk itu, ia juga menyebutkan bahwa RS Petala Bumi telah melakukan kerjasama atau MoU dengan RS PON terkait rumah sakit rujukan otak di Provinsi Riau ini. (MCR)

Berita Terkait

Kesehatan

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Kesehatan

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Kesehatan

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Kesehatan

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Kesehatan

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Kesehatan

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan