Kwarnas Minta Pelestarian Lingkungan Hidup Dimulai dari Riau

Harijal - Selasa, 26 Oktober 2021 10:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/10/b2b549102021_kwarnasmintapelestarianlingkunga.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Bimtek Gugusdepan Ramah Lingkungan, di Balairung Datuk Empat Suku kediaman Bupati Siak.

SIAK  – Kwarnas Gerakan Pramuka yang diwakili Sekretaris Komisi Pengabdian Masyarakat (Abdimas), Irawan Laliasa membuka Bimtek Gugusdepan Ramah Lingkungan, di Balairung Datuk Empat Suku kediaman Bupati Siak. 

Irawan Laliasa dalam sambutannya mengatakan program yang dilakukan oleh Kwarnas melalui Abdimas mengadopsi inisiasi program dari Kwarda dan Kwarcab.

“Seperti contohnya tadi Kampung Pramuka yang menjadi revitalisasi pengabdian masyarakat,” kata Irawan melalui pers rilisnya, Senin (25/10/2021). 

Menurut Irawan, Kwarnas berharap bisa memulai pengembangan pelestarian lingkungan hidup (LH) harus berangkat dari Riau yaitu berangkat dari Kwarcab Siak.

Irawan mengharapkan antara Mabi dan Kwartir satu kesatuan serta program pelestarian lingkungan hidup di Kwartir dan berjenjang serta menyesuaikan RPJMD kabupaten.

Dia menambahkan di dalam materi nantinya ada rencana tindak lanjut (RTL) sesuai dengan tugas pokok masing-masing. Dalam hal ini, kalau berada di Kwarcab berarti RTL nya apa kebijakan Kwarcab. 

"Kalau berada di Kwarda apa kebijakan Kwarda, dan kalau sebagai Pembina Gudep apa kebijakan Gudep dalam pengelolaan Gudep ramah lingkungan," ucapnya. 

“Saya ucapkan selamat mengikuti Bimtek ini, dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahiim, Bimtek Gudep Ramah Lingkungan Regional Sumatera saya nyatakan dibuka dengan resmi,” kata Irawan.

Ketua Panitia kegiatan Joko Pujiono mengatakan kegiatan yang akan berlangsung mulai tanggal 24 - 27 Oktober 2021 di Kabupaten Siak ini diikuti utusan Kwarda se-Sumatera, Kwarcab se-Daerah Riau dan Kwarran se-Kabupaten Siak. 

Sementara itu, Bupati Siak yang diwakili Wakil Bupati Siak, Husni Merza dalam sambutannya mengatakan, sejak diterbitkan Surat Keputusan Kwarnas Nomor 106 Tahun 2017.

Aturan ini tentang Panduan Program Gudep Ramah Lingkungan, Kwarcab Siak melaksanakan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup sekaligus memberikan bukti dukungan dalam menciptakan Kabupaten Siak hijau.

“Tahun 2021 ini merupakan tahun ke-4 pelaksanaan kegiatan pembinaan dan penilaian Gudep ramah lingkungan,” kata Husni.

Menurut Husni, kabar yang mengejutkan dan membanggakan bagi Pemkab Siak. Di mana pada tahun 2021 Kwarcab Siak telah ditetapkan oleh Kwarnas sebagai Kwarcab penerima penghargaan kepeloporan implementasi gugusdepan ramah lingkungan yang terintegrasi. Hal ini merupakan kwarcab satu-satunya di Indonesia penerima penghargaan tersebut.

“Untuk itu dalam kesempatan ini, ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Kwarnas, Kwarda dan semua pihak yang turut memberikan andil dalam mendukung kegiatan kepramukaan di Kabupaten Siak. Semoga Allah SWT memberikan balasan kepada kita semua,” ujarnya.

Turut hadir pada acara pembukaan Koordinator Wilayah I Sumatera, Jufri Efendi, Andalan Kwarnas Bayu Tresna, Sonny Sanjaya, Ketua Harian Mabida Riau, Masrul Kasmy, Ketua Kwarda Riau, HM Azaly Djohan, dan Ketua Harian Kwarcab Siak Jamaluddin. (MCR)

Berita Terkait

Kesehatan

Pustu Dendan Klarifikasi Soal Biaya Persalinan Rp10 Juta

Kesehatan

Pengembangan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru

Kesehatan

Aktivis Soroti Persoalan Agraria: Masyarakat Jangan Dipersulit

Kesehatan

DPRD Riau Dorong Pembentukan Satgas Solar

Kesehatan

Tekanan Fiskal, RAPBD-P Riau 2026 Fokus Pengendalian Belanja

Kesehatan

Kelompok Tani Duta Tani Tanam Padi Gogo, Dorong Ketahanan Pangan di Pekanbaru