PEKANBARU - Untuk mengoptimalkan pemberian vaksin kepada masyarakat, Polda Riau menggelar vaksinasi massal di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kuantan Sengingi, Selasa (7/9/2021).
Sebanyak 5.150 dosis vaksin disiapkan dengan 210 orang tenaga vaksinator terdiri dari 36 orang dari Polri, 12 orang dari TNI dan 162 orang vaksinator Dinas Kesehatan dikerahkan untuk Gelaran Vaksinasi Merdeka diwilayah hukum Polda Riau.
"Untuk hari ini di Kota Pekanbaru, kita fokus vaksinasi di Mesjid An-Nur, Gereja GBI Rayon 11 dan Ponpes Al Mujtahadah. Sedangkan di Kuantan Sengingi di Ponpes KH Ahmad Dahlan," ujar Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
Menurut Agung, dalam vaksinasi yang dilaksanakan di Mesjid An-Nur ada 2.000 dosis vaksin disediakan dengan melibatkan 78 orang vaksinator.
Untuk di Gereja GBI Rayon 11 Pekanbaru ada sebanyak 2000 dosis dengan melibatkan 78 orang vaksinator. Kemudian Ponpes Al Mujtahadah Pekanbaru sebanyak 650 dosis dan 18 orang vaksinator.
"Sedangkan di Ponpes KH Ahmad Dahlan Kuantan Singingi sebanyak 500 dosis vaksin disiapkan dengan melibatkan36 orang vaksinator," jelas Irjen Agung.
Diuraikan Agung, dari 6.394.087 jumlah penduduk Provinsi Riau, yang menjadi target vaksinasi ada sebanyak 4.478.860 orang.
“Adapun sampai saat ini yang sudah diberikan vaksin sebanyak 1.886.969 orang atau telah mencapai 42 persen dari total jumlah masyarakat. Ini terus kita optimalkan agar pencapaian target bisa dipercepat," yakin Agung.
Dengan demikian lanjut Irjen Agung, maka terbentuk kekebalan kelompok (Herd Immunity) sehingga angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Selain itu, patokan lainnya adalah angka positivity rate, di mana perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.
"Kita lihat tren positif Covid-19 di Provinsi Riau dengan positivity terus menurun dari 31 persen di awal Agustus dan menurun sampai awal September menjadi 6 persen," optimisnya.
Diyakini Agung, kegiatan vaksinasi akan terus dimaksimalkan pelaksanaannya, di mana capaian target harian yaitu sebanyak 19.000 dosis setiap harinya, yang akan dilakukan oleh Polda Riau dan jajaran. Bahkan di gedung vaksinasi center milik Polda Riau, bisa melayani 3.000 orang yang ingin divaksin setiap harinya.
Selain cara itu, juga dilakukan vaksin dengan sistem antar jemput bagi kalangan lanjut usia (Lansia), vaksin door to door serta kegiatan vaksinasi kolaborasi dengan paguyuban, Ormas dan universitas serta mendorong pelaksanaan vaksinasi gotong royong di perusahaan.
Vaksinasi juga dilakukan hingga ke lapisan masyarakat pedalaman yang tersebar disejumlah kabupaten di Riau seperti suku Talang Mamak, suku Sakai dan suku Bonai.
Sedangkan pada vaksinasi serentak hari ini, ada 5.150 dosis disediakan, di mana 2.000 vaksin di Masjid Raya Annur, di Gereja GBI Rayon 11 sebanyak 2.000 dosis, di Ponpes Al Mujtahadah Pekanbaru sebanyak 650 dosis, serta di Ponpes KH Ahmad Dahlan Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 500 dosis.
Disela kegiatan vaksinasi serentak ini, dilaksanakan pula video conference dengan Presiden RI Joko Widodo. Dalam arahannya, Jokowi meminta agar setiap daerah melakukan percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat dan segera berkoordinasi kepada kementerian kesehatan, bila kekurangan distribusi vaksin. Seluruh daerah juga digesa agar memenuhi target vaksin 75 persen dari jumlah warga yang ada.
Turut hadir dikegiatan tersebut, Gubernur Riau Syamsuar, Danrem 031 Wirabima Brigjen M Syeich Ismed, Kajati Riau, Ketua DPRD Riau, Kapolresta Pekanbaru dan Forkopimda Pekanbaru serta undangan lainnya. (**)