Dokter RS Persahabatan: Seluruh Warga Indonesia ODP Corona

Harijal - Rabu, 01 April 2020 20:56 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/04/63f995042020_untitled23.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
Indonesia adalah negara terdampak corona sehingga seluruh warganya bisa diketeorikan sebagai ODP.

JAKARTA - Dokter spesialis paru-paru RSUP Persahabatan, Jakarta, Andika Chandra Putra menyatakan bahwa seluruh masyarakat Indonesia tergolong orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19). Menurutnya semua orang yang berada di negara terdampak corona termasuk ODP.

"Karena kita ini di negara terjangkit, maka kita semua ini ODP, sehingga perlu pemantauan," ucap Andika seperti dilansir dari Antara, Rabu (1/4).

Andika menjelaskan bahwa masyarakat benar-benar perlu waspada dengan penularan virus corona. Tak ada yang bisa menjamin suatu tempat yang didatangi warga benar-benar terbebas dari Covid-19.

Oleh karena itu, Andika meminta masyarakat agar mengurangi kegiatan di luar rumah. Tidak hanya yang sudah terinfeksi, tetapi juga seluruh masyarakat yang sejauh ini masih sehat.

"Karena kita semua ini ODP," tegasnya.

Andika juga meminta masyarakat sebisa mungkin untuk tidak datang ke rumah sakit. Termasuk mereka yang mengalami sakit namun kondisinya tidak terlalu parah.

"Kecuali kalau dia demam tinggi atau batuknya bertambah sering atau frekuensi napasnya lebih dari 25 kali, itu harus segera ke rumah sakit," katanya.

Andika lalu menceritakan bahwa rumah sakit tempatnya bekerja, yakni RSUP Persahabatan, sudah sangat banyak menangani pasien di tengah pandemi corona.

Masyarakat, lanjutnya, bisa membantu rumah sakit dengan mengurangi kegiatan di luar rumah. Dengan begitu, kasus positif corona dan jumlah pasien tidak akan bertambah.

"Kalau di RS Persahabatan, pasien yang datang di klinik ODP kita itu ada sekitar 150 sehari, sehingga kalau kondisi pasiennya masih baik, itu akan kita anjurkan untuk isolasi mandiri di rumah," katanya.

Saat kasus positif virus corona baru terdeteksi di Indonesia, juru bicara pemerintah khusus penanganan Covid-19 Achmad Yurianto pernah menjelaskan definisi ODP.

ODP adalah semua orang yang masuk ke Indonesia, baik WNI mau pun WNA, dari negara atau wilayah terdampak corona. ODP dipantau dan akan diperiksa andai mengalami gejala klinis mirip virus corona.

Sejauh ini, virus corona telah menginfeksi 1.677 orang positif terinfeksi virus corona per Rabu (1/4). Ada 157 orang di antaranya meninggal dunia dan 103 sembuh dari Covid-19.

(CNNIndonesia.com)

Berita Terkait

Kesehatan

Bupati Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing

Kesehatan

Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan

Kesehatan

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen

Kesehatan

Pembukaan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Jadi Primadona

Kesehatan

Pekanbaru Target Juara Umum, 70 Kafilah MTQ Riau Ke-44 Dilepas ke Kuansing

Kesehatan

TRC 112 Pekanbaru Ditargetkan Tujuh Menit Sampai di Lokasi