Penasihat Menteri Luar Negeri Iran Meninggal akibat Corona

Harijal - Jumat, 06 Maret 2020 21:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/03/288424032020_untitled10.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(YONHAP / AFP)
Ilustrasi pasien virus corona.

JAKARTA - Penasihat Menteri Luar Negeri Iran Hossein Sheikholeslam meninggal akibat terinfeksi virus corona.

Kantor berita Iran, IRNA melaporkan Sheikholeslam merupakan merupakan penasihat Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif.

"Hossein Sheikholeslam, seorang veteran dan diplomat revolusioner, meninggal pada Kamis malam," kata IRNA seperti dikutip dari AFP, Jumat (6/3).

Mantan Duta Besar untuk Suriah itu juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri dari 1981 hingga 1997.

Sheikholeslam juga salah satu mahasiswa yang terlibat dalam krisis sandera Kedutaan Amerika Serikat pada 1979 .

Tahun itu, kurang dari sembilan bulan setelah penggulingan Shah yang didukung AS, mahasiswa Iran menyerbu Kedutaan AS di Teheran dan menyandera 52 orang Amerika.

Peristiwa itu mendorong Washington memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada 1980. Para sandera kemudian dibebaskan pada Januari 1981, setelah 444 hari ditawan.

Saat ini Iran tengah berjuang melawan virus corona yang menginfeksi 4.747 orang di negara itu dan telah menyebar ke 31 provinsi. Virus tersebut menewaskan 124 orang di Iran.

Tak hanya warga, virus itu juga menyerang pejabat Iran. Setidaknya enam korban meninggal akibat virus corona adalah politisi atau pejabat pemerintah.

Wakil Presiden Iran Urusan Perempuan dan Keluarga Massoumeh Ebtekar dinyatakan positif mengidap virus corona, begitu juga Wakil Menteri Kesehatan Iraj Harirchi.

Bahkan penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Mohammad Mirmohammadi, meninggal akibat virus itu.

Pejabat yang meninggal termasuk anggota parlemen Mohammad Ali Ramezani dan Mojtaba Pourkhanali, seorang pejabat kementerian pertanian, keduanya dari Gilan, salah satu provinsi dengan kasus corona terparah.

Sebanyak 23 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Iran juga dilaporkan positif tertular virus corona. Anggota parlemen Tehran Fatemeh Rahbar saat ini dalam keadaan koma setelah terinfeksi.

Untuk menekan penyebaran virus corona, Iran telah menutup sekolah dan universitas. Mereka juga menangguhkan acara budaya dan olahraga, serta mengurangi jam kerja. 

(CNNIndonesia.com)

Berita Terkait

Mancanegara

19 Tahun PPWI, Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia

Mancanegara

Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja

Mancanegara

Kecamatan Tenayan Raya dan Lintas Sektor Bagikan Ribuan Masker

Mancanegara

Panglima TNI Hadiri Penyerahan Hasil Penertiban Kawasan Hutan Tahap Kedelapan

Mancanegara

Kepala BNNK Pekanbaru Bekali 2.900 Mahasiswa Baru Unilak tentang Bahaya Narkoba

Mancanegara

Dewan Pengurus Korpri Inhil 2026-2031 Dikukuhkan