Keren, Gadis Arab Ini Diabadikan Jadi Nama Asteroid

Harijal - Minggu, 17 Februari 2019 08:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/02/70b05b022019_0000auntitled4.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Fatima, gadis asal Arab Saudi yang diabadikan jadi nama asteroid

NASA atau lembaga luar angkasa milik pemerintah Amerika Serikat menamai sebuah asteroid dengan nama ilmuwan remaja Muslim asal Arab pada 2017 lalu. Hal ini dilakukan sebagai pengakuan atas jasanya dalam penelitian botani.

Dilansir dari laman Mvslim, asteroid itu bernama Al-Sheikh 33535, dinamai berdasar nama Fatima binti Abdel Moneim Al Sheikh untuk menghormati penelitiannya yang berjudul “Menentukan Pengaruh Novel Carl 2 Strigolactone Analog pada Benih Perkecambahan Gulma Parasit”.

Fatima, yang merupakan runner-up kedua pada kompetisi sains pra-perguruan tinggi terbesar di dunia, Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF), berhasil membawa pulang hadiah sebesar $1.500 atau setara Rp21 juta dan kemudian menerima pengakuan dari NASA pada 2016. Intel ISEF diadakan setiap tahun oleh Society for Science & The Public yang diikuti oleh sekitar 1.800 siswa sekolah menengah dari seluruh dunia untuk bersaing dalam kompetisi sains ini.

Fatima diundang ke ISEF setelah memenangkan Olimpiade Nasional untuk Kreativitas Ilmiah, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Raja Abdulaziz bersama dengan Kementerian Pendidikan di Arab Saudi.

Lalu, yang lebih membuat kagum, pada usia 19, Fatima telah dianugerahi penghargaan nasional dan internasional serta memiliki asteroid yang dinamai berdasar namanya.

Ini memang bukan pertama kalinya NASA menamai asteroid berdasar nama seorang ilmuwan. Pada 2016, dua siswa diberi penghargaan oleh NASA sebagai pengakuan atas prestasi mereka. NASA menamakan sebuah planet kecil: Abu-Alshaikh 28831, berdasarkan nama seorang siswa asal Yordania, Salahaldeen Ibrahim Abu-Alshaikh, atas penelitiannya dalam matematika yang memberinya tempat kedua di Intel ISEF pada 2013.

Lalu, ada juga asteroid bernama 31926 Alhamood yang dinamai oleh NASA berdasar nama mahasiswa asal Saudi, Abdul, Jabbar Abdulrazaq Alhamood, setelah ia memenangkan tempat pertama di Intel ISEF pada 2015 untuk ilmu tanaman.

Yasmin Yehia Moustafa juga dipilih oleh NASA untuk memiliki asteroid yang dinamai menurut namanya ketika ia mendapatkan gelar juara pertama pada Intel ISEF 2015 untuk proyek ilmu bumi dan lingkungannya. Semua peserta ini berumur kurang dari 20 tahun.

(okezone.com)

Berita Terkait

Mancanegara

Bupati Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing

Mancanegara

Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan

Mancanegara

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen

Mancanegara

Pembukaan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Jadi Primadona

Mancanegara

Pekanbaru Target Juara Umum, 70 Kafilah MTQ Riau Ke-44 Dilepas ke Kuansing

Mancanegara

TRC 112 Pekanbaru Ditargetkan Tujuh Menit Sampai di Lokasi