Astaga! Bangunan Tingkat 13 Mesir Miring Menimpa Gedung Sebelahnya

Harijal - Sabtu, 03 Juni 2017 22:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/06/d05c16062017_0000gedung13tingkatmesir.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Anadolu

ALEXANDRIA - Sebuah gedung tingkat 13 yang berada di Kota Alexandria, Mesir miring ke gedung di sebelahnya memaksa polisi untuk mengevakuasi seluruh penghuni bangunan tersebut. Untungnya, tidak ada korban akibat dari peristiwa yang terjadi pada Kamis, 1 Juni itu.

Diwartakan Daily Mail, Sabtu (3/6/2017), otoritas kota telah memutus aliran listrik dan gas gedung yang disuplai oleh bangunan-bangunan tetangganya. Militer Mesir juga telah dipanggil untuk melakukan penghancuran gedung tersebut.

Gubernur Alexandria, Mohamed Sultan mengatakan rencana penghancuran akan dilakukan dari bagian atas ke bagian bawah bangunan dan akan memakan waktu sekira tiga hari. Menteri Solidaritas Sosial Mesir, Ghad Wali mengatakan, kementeriannya telah menyediakan 21 apartemen untuk keluarga yang tadinya tinggal di gedung itu.

Insiden seperti ini relatif sering terjadi di Mesir di mana peraturan terkait bangunan sering dilanggar dan banyak gedung melakukan penambahan lantai tanpa izin dan perencanaan. Berdasarkan laporan yang diperoleh, bangunan tersebut awalnya dibangun sebagai apartemen kecil pada 2002.

Namun, pemiliknya kemudian secara tidak sah menambahkan beberapa lantai tambahan secara ilegal, sehingga pihak berwenang setempat mengatakan bahwa bangunan itu tidak layak lagi digunakan untuk perumahan. Tetapi penghuni bangunan tersebut menolak untuk meninggalkan tempat tinggal mereka.

Para insinyur sekarang berlomba melawan waktu untuk menyelamatkan bangunan itu sebelum benar-benar ambruk.

Mesir memiliki populasi 93 juta warga tetapi juga menderita kekurangan perumahan yang parah. Banyak warga tinggal di daerah kumuh di luar kota besar seperti Kairo dan Alexandria, di mana bangunan sudah tua, bobrok dan tidak diperiksa dengan benar.

(dka/okezone)

Berita Terkait

Mancanegara

Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan

Mancanegara

Tim Gabungan Pekanbaru Siap Siaga Hadapi Karlahut

Mancanegara

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi 76 Paskibraka 2026

Mancanegara

Bupati Inhil Terima Penghargaan Terbaik II IRH dari Kanwil Kemenkum Riau

Mancanegara

Pemko Pekanbaru Upayakan Hibah Aset Eks Caltex Rumbai

Mancanegara

Pacu Jalur Tepian Narosa 2026 Resmi Digelar