Gaza Kembali Membara, Netanyahu Memang Tak Niat Damai dari Awal

Harijal - Jumat, 01 Desember 2023 20:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/12/4621b4122023_untitled21.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: PM Israel Benjamin Netanyahu (Ardi Suratman)

JAKARTA - Gaza membara lagi. Perang antara Israel dan Hamas kembali meletus di kantong Palestina itu, Jumat (1/12/2023).Pengumuman perpanjangan gencatan senjata yang seharusnya terjadi pukul 07.00 pagi waktu setempat atau sekitar pukul 12.00 WIB, tak terealisasi. Tak ada pernyataan perpanjangan termasuk dari mediator yakni Qatar dan Mesir.

Militer Israel, malah dengan resmi mengumumkan perang berlanjut. IDF melakukan serangan udara dan tembakan artileri, seraya mengklaim tembakan rudal Hamas membatalkan gencatan senjata.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu disebut memang tak ada niat melakukan gencatan senjata permanen atju perdamaian lain di Gaza. Profesor politik Teluk di Universitas Qatar, Luciano Zaccara, mengatakan dari awal, Netanyahu berencana untuk memulai kembali operasi militer di Gaza.

"Apakah kembalinya perang habis-habisan dapat dihindari kini menjadi pertanyaan krusial," kata Zaccara kepada Al Jazeera.

"Niat Netanyahu sudah jelas sejak awal, yaitu ingin melenyapkan Hamas. Jadi pertanyaannya adalah apa yang akan terjadi segera setelah semua sandera dibebaskan?," tambahnya.

"Jika tujuannya adalah untuk melenyapkan Hamas, setelah semua sandera akhirnya dibebaskan, mereka akan melanjutkan serangan."

Dikatakannya bila Israel memperpanjang gencatan senjata berarti negeri itu mempunyai kemauan politik untuk meredakan situasi. Tapi ini semua tergantung bagaimana Amerika Serikat (AS), Qatar, dan pemangku kepentingan lainnya menekan Israel ataupun Hamas.

"Kita sekarang menyaksikan mereka mulai meluncurkan roket dan melakukan pembalasan dari pihak Israel," tambahnya.

"Jadi itu tergantung pada beberapa jam ke depan untuk melihat apakah ada harapan setidaknya untuk tidak melihat perang besar-besaran," ujarnya lagi.

Situasi Terkini GazaSementara itu, situasi Gaza, Palestina kini kembali mencekam. Dilaporkan bahwa tak ada lagi perpanjangan gencatan senjata yang sebelumnya dilakukan Israel dan Hamas.

Dalam update Jumat, wartawan Al-Jazeera mengatakan serangan udara telah kembali terjadi dan pesawat terdengar melayang di atas Gaza. Ada juga laporan tembakan artileri Israel di kota Gaza.

"Saksi mata di Kota Gaza dan bagian utara Jalur Gaza mengatakan bentrokan sengit sedang terjadi antara kelompok pejuang Palestina dan pasukan Israel," muat media Qatar itu.

"Di Jalur Gaza tengah, tank-tank Israel juga melakukan penembakan di dekat kamp pengungsi Nuseirat dan Bureij," tambahnya.

Mengutip The Guardian, satu jam sebelum gencatan senjata berakhir, Israel sempat mengatakan pihaknya mencegat roket yang ditembakkan dari Gaza. Sirene peringatan roket terdengar lagi di wilayahnya dekat Gaza hanya beberapa menit sebelum batas waktu.

Belum ada komentar langsung dari Hamas atau pihak yang mengaku bertanggung jawab atas peluncuran tersebut. Sebelumnya, Qatar dan Mesir telah melakukan upaya intensif untuk memperpanjang gencatan senjata setelah pertukaran delapan sandera dan 30 tahanan Palestina pada hari Kamis.

Gencatan dilakukan sejak Jumat pekan lalu. Kedua belah pihak setuju menukar tawanan Israel di Hamas dengan tahanan Palestina.

Perpanjangan gencatan senjata sudah dilakukan dua kali. Perang terbaru ini pecah tak lama setelah kunjungan Menlu AS Anthony Blinken ke Tel Aviv.(sumber)

Berita Terkait

Mancanegara

Peringatan HUT Ke-81 TNI, Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit

Mancanegara

PSPS Curi Tiga Poin dari Semen Padang FC

Mancanegara

Ditreskrimsus Polda Riau Selidiki Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk Diduga Bermasalah Temuan Personil Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai

Mancanegara

Resmi Jadi Kapolda Riau, Irjen Arman Achdiat Bawa Misi Polisi Berempati dan Peduli

Mancanegara

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Mancanegara

Kemkomdigi Minta Operator Seluler Optimalkan Perlindungan Sisa Kuota