Beruang Ditembak Mati saat Melahap Tubuh Manusia di Taman Nasional AS

Harijal - Minggu, 13 September 2020 19:21 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/09/9447fe092020_untitled13.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Pixabay/Robert Balog)
Seekor beruang di alam liar (ilustrasi).

RALEIGH - Seekor beruang ditembak mati saat ditemukan memakan sisa-sisa tubuh manusia di sebuah taman nasional di AS. Sebagai dampaknya, tempat wisata alam itu ditutup untuk sementara waktu.

Momen tragis itu terjadi di tempat perkemahan di sepanjang area Hazel Creek Trail di Taman Nasional Pegunungan Great Smoky, Carolina Utara, AS sekitar jam 7 malam, Jumat (11/9/2020). Sebuah peringatan tanda bahaya pun dikeluarkan setelah para turis backpacker menemukan tenda kosong di tempat perkemahan di kawasan itu dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Polisi hutan dan petugas satwa liar bergegas menuju Backcountry Campsite 82 yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP), setelah menerima laporan tersebut. Ketika para petugas tiba di lokasi lewat tengah malam, mereka memastikan potongan tubuh itu adalah milik seorang pria dewasa yang telah meninggal.

Para petugas kemudian menembak mati beruang yang memakan potongan tubuh pria itu. Sampai berita ini diunggah, identitas korban—yang datang dari luar Negara Bagian Carolina Utara—itu belum dirilis pihak berwenang. Penyebab pasti kematian korban juga masih belum diketahui.

“Polisi hutan saat ini sedang bekerja untuk memberi tahu keluarga terdekat. Penyebab kematian tidak diketahui, dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan aktif,” ungkap Layanan Taman Nasional AS (NPS) dalam sebuah pernyataan yang dikutip Mirror, Minggu (13/9/2020).

Lembaga negara itu menyatakan, area Hazel Creek Trail di antara Cold Springs Gap Trail dan Welch Ridge Trail bakal ditutup selama penyelidikan sedang berlangsung.

Taman Nasional Pegunungan Great Smoky memiliki area seluas setengah juta hektare yang terdiri atas lahan berbatu dan berhutan di bagian timur Tennessee dan bagian barat Carolina Utara. Tempat wisata alam itu menjadi salah satu taman nasional yang tersibuk dalam daftar NPS, mencetak rekor tahun lalu dengan menyedot 12,5 juta pengunjung.

Lima tahun lalu, seorang anak laki-laki berusia 16 tahun terluka parah setelah dianiaya oleh beruang hitam saat melakukan berkemah bersama ayahnya di area taman nasional itu, lapor Citizen Times.

(iNews.id)

Berita Terkait

Mancanegara

Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan

Mancanegara

Tim Gabungan Pekanbaru Siap Siaga Hadapi Karlahut

Mancanegara

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi 76 Paskibraka 2026

Mancanegara

Bupati Inhil Terima Penghargaan Terbaik II IRH dari Kanwil Kemenkum Riau

Mancanegara

Pemko Pekanbaru Upayakan Hibah Aset Eks Caltex Rumbai

Mancanegara

Pacu Jalur Tepian Narosa 2026 Resmi Digelar