Alert! Singapura Umumkan "Semi Lockdown" 1 Bulan

Harijal - Jumat, 03 April 2020 19:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/04/eea21d042020_untitled7.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(FILE PHOTO: Reuters/Edgar Su)
Foto: The Merlion statue in Singapore.

JAKARTA - Singapura menerapkan aturan "semi lockdown" di negara tersebut hingga satu bulan. Semakin tingginya kasus corona (COVID-19) menjadi penyebab.

Tempat kerja akan ditutup mulai 7 April sedangkan sekolah juga akan ditiadakan mulai 8 April 2020. Hanya layanan penting seperti pasar, supermarket, klinik, rumah sakit, transportasi dan perbankan yang diperbolehkan buka.

Sementara pengunjung restoran harus membungkus makanan mereka ke rumah. Sedangkan warga diminta tidak mengunjungi keluarga yang berlainan rumah, terutama jika ada manula di dalamnya.

Dalam pernyataan resmi Jumat (3/4/2020), Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengaku akan mulai mengambil langkah tegas. Ia menyebut pemerintah akan melakukan upaya "circuit breaker" baru guna memutus rantai penyebaran pandemi.

"Melihat tren saya khawatir, kecuali kita mengambil langkah lebih lanjut, keadaan akan menjadi lebih buruk," katanya dalam pidato kenegaraan, dikutip dari Channel News Asia.

"Ini akan membantu mengurangi risiko terjadinya wabah besar dan juga menurunkan angka (kasus) secara bertahap."

Ia pun menegaskan warga kini wajib mengenakan masker jika bepergian ke luar rumah. Menurutnya situasi kini sudah berubah, apalagi banyak kasus terinfeksi tak menunjukkan gejala.

Pemerintah akan mendistribusikan masker yang bisa digunakan kembali mulai Minggu (5/4/2020). Sementara masker bedah akan tetap diamankan untuk petugas medis.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan panic buying. Ditegaskannya pasokan makanan aman dan masyarakat tidak perlu membeli semua keperluan berminggu-minggu dalam satu hari.

Dalam kesempatan itu, Lee juga mengatakan bahwa pada pekan depan di Parlemen, Deputi Perdana Menteri Heng Swee Keat akan mengumumkan dukungan tambahan untuk rumah tangga dan bisnis. Ia berjanji jumlahnya akan melebihi anggaran sebelumnya.

"Di atas apa yang disediakan dalam dua Anggaran sebelumnya," tegasnya.

Menurut Worldometers, Singapura saat ini memiliki 1.114 kasus corona dengan 5 kematian dan 266 orang sembuh. Sebelumnya Singapura juga memberikan denda bagi siapa saja yang tidak menjaga jarak minimal satu meter bahkan memasukkan pelanggar ke penjara.

Di ASEAN, Malaysia dan Filipina sudah memberlakukan lockdown guna membendung pandemi. Sementara Thailand memberlakukan jam malam.

(CNBCIndonesia.com)

Berita Terkait

Mancanegara

24 Perusahaan Keroyok Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang

Mancanegara

Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu Olimpiade Nasional POSI IPB

Mancanegara

Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Sudah Hampir 1.000 Orang

Mancanegara

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur

Mancanegara

Kemenhan Akui 5 Calon Manajer Kopdes dan KNMP Meninggal Saat Latsarmil

Mancanegara

Siap Berlaga, Utusan Bengkalis pada MTQ ke-44 Riau di Kuansing Tuntas Registrasi Ulang