Prancis dan Rusia Imbau Warga Mereka Tinggalkan Indonesia

Harijal - Jumat, 27 Maret 2020 17:54 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/03/e01e05032020_untitled14.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Ilustrasi tenaga medis yang menangani pasien virus corona di Indonesia.

JAKARTA - Prancis dan Rusia mengimbau warga mereka yang berada di Indonesia untuk segera pulang menyusul penyebaran virus corona (Covid-19) yang kian meluas.

Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, Pierre Vincent, menuturkan imbauan itu bersifat anjuran bukan perintah. Ia juga mengatakan selain Indonesia, imbauan berlaku bagi warga negara Prancis di negara ASEAN lainnya.

"Ini bukan perintah, hanya anjuran (bagi warga negara Prancis) di seluruh negara ASEAN," ucap Vincent saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com pada Jumat (27/3).

Vincent menuturkan berdasarkan data kedutaan ada sekitar 2.000 turis Prancis di Indonesia. Sementara itu, ada sedikitnya 4.000 orang Prancis yang memiliki izin masuk/tinggal jangka panjang di Pulau Jawa dan Bali.

Sementara itu, Kedutaan Rusia di Jakarta juga mengeluarkan imbauan serupa.

Atase Pers Kedubes Rusia, Denis Tetiushin, mengatakan pemerintahan Presiden Vladimir Putin telah mengeluarkan anjuran perjalanan bagi seluruh warganya di luar negeri, termasuk di Indonesia, terkait penyebaran wabah Covid-19.

Menurut Tetiushin, Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengeluarkan imbauan bagi seluruh warga Negeri Beruang Merah di luar negeri, termasuk Indonesia, untuk segera pulang jika tak sedang dalam perjalanan mendesak.

"Imbauan itu tidak hanya berlaku bagi warga Rusia di Indonesia, tapi (bagi warga Rusia) di seluruh dunia," kata Denis melalui pesan singkat.

Dalam rapat pemerintah di Moskow pada Rabu (26/3) lalu, Perdana Menteri Mikhail Mishustin, menegaskan bahwa Rusia juga akan menangguhkan penerbangan reguler dan charter dari dan keluar Rusia mulai hari ini.

Meski begitu, Mishustin menuturkan pemerintah masih mengizinkan sejumlah penerbangan luar negeri menyangkut evakuasi warga Rusia untuk masuk.

Mishustin menuturkan biaya kepulangan warga Rusia dari luar negeri ditanggung negara.

"Kementerian Perhubungan dan Kemlu Rusia harus segera membentuk rencana evakuasi warga Rusia dari luar negeri. Saya meminta seluruh warga Rusia yang mengalami kesulitan pulang untuk menghubungi perwakilan Rusia di negara masing-masing," kata Mishustin.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva menambahkan maskapai Rusia 'Rossiya' masih beroperasi dengan penerbangan Moskow-Denpasar-Moskow untuk membantu beberapa ribu warga Rusia yang ingin pulang.

Sebelumnya Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta telah meminta seluruh anggota keluarga staf yang berusia di bawah usia 21 tahun segera meninggalkan Indonesia terkait perkembangan virus corona.

Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian

Hingga Jumat siang, jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia mencapai 1.046 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 87, dan 46 pasien sembuh. (CNNIndonesia.com)

Berita Terkait

Mancanegara

24 Perusahaan Keroyok Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang

Mancanegara

Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu Olimpiade Nasional POSI IPB

Mancanegara

Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Sudah Hampir 1.000 Orang

Mancanegara

Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur

Mancanegara

Kemenhan Akui 5 Calon Manajer Kopdes dan KNMP Meninggal Saat Latsarmil

Mancanegara

Siap Berlaga, Utusan Bengkalis pada MTQ ke-44 Riau di Kuansing Tuntas Registrasi Ulang