Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan

Redaksi - Rabu, 26 Agustus 2026 15:54 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/08/_957_Kabut-Asap-Mengkhawatirkan--Manfaatkan-SIGNAL-untuk-Bayar-Pajak-Kendaraan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Layanan SIGNAL.(Foto: Istimewa)
kabarmelayu.com,PEKANBARU – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, membuat kualitas udara memburuk.

Bagi warga yang ingin membayar pajak kendaraan, Ditlantas Polda Riau mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Samsat Digital Nasional (SIGNAL) untuk melakukan pengesahan pajak kendaraan tahunan secara daring.

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau, Kompol Vino Lestari,mengatakan, pelayanan kepada masyarakat tetap dilaksanakan sesuai arahan pimpinan, meskipun kondisi udara di sejumlah wilayah Riau sedang kurang baik akibat kabut asap.

"Direktorat Lalu Lintas Polda Riau tetap melaksanakan pelayanan di tempat-tempat pelayanan. Baik Samsat, BPKB maupun pelayanan lainnya. Sesuai instruksi pimpinan, kami juga melaksanakan pembagian masker kepada wajib pajak maupun pemohon SIM yang datang ke tempat pelayanan," kata Kompol Vino, Rabu (26/8/2026).

Selain perlindungan langsung melalui pembagian masker, Ditlantas Polda Riau juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital untuk mengurangi mobilitas selama kondisi kabut asap masih terjadi. Salah satunya melalui aplikasi SIGNAL.

Aplikasi ini dapat digunakan untuk pelayanan pengesahan pajak kendaraan tahunan. Layanan tersebut bisa diakses melalui amartphone, sehingga masyarakat tidak perlu mendatangi kantor Samsat untuk pelayanan yang tersedia secara daring.

"Kami mengimbau masyarakat untuk bisa mengakses aplikasi SIGNAL, sehingga dapat mengurangi mobilisasi dan perjalanan masyarakat agar tidak terlalu terdampak kabut asap," ujarnya.

Kompol Vino mengatakan, pada dua pekan pertama Agustus, terjadi peningkatan jumlah masyarakat yang datang langsung ke Samsat. Salah satunya dipengaruhi adanya program pemutihan pajak kendaraan.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memanfaatkan layanan digital apabila jenis pelayanan yang dibutuhkan dapat dilakukan melalui aplikasi SIGNAL.

Dengan memanfaatkan layanan digital seperti SIGNAL dan mengurangi perjalanan yang tidak diperlukan, masyarakat tetap dapat memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan sekaligus mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi udara belum membaik.

Di sisi lain, Ditlantas Polda Riau mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah kondisi kabut asap, terutama apabila jarak pandang mulai terbatas.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilisasi atau perjalanan apabila memang tidak diperlukan. Apabila harus melakukan perjalanan, jangan lupa menggunakan masker dan tetap menjaga kewaspadaan berkendara dengan kecepatan yang aman," imbaunya.

Pengendara juga diminta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi jarak pandang memburuk.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat

Hukrim

Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku

Hukrim

Disdik Riau Bantah Terbitkan Edaran Pembelajaran Daring

Hukrim

Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan

Hukrim

Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari

Hukrim

Hotspot Riau Sore Ini Turun Drastis