kabarmelayu.comPEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberikan
penghargaan kepada 133 penerima yang terdiri dari
personel Polri dan 10 penerima dari unsur eksternal sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, prestasi, serta pengabdian dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau menegaskan bahwa pemberian penghargaan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan terhadap tindakan nyata personel yang mampu menghadirkan Polri di tengah berbagai persoalan masyarakat.
"Polri harus hadir ketika masyarakat menghadapi permasalahan. Seorang anggota harus memiliki kepedulian, kepekaan, empati, dan mampu memberikan rasa keadilan melalui tindakan nyata di lapangan," ujar Kapolda.
Kapolda menekankan bahwa institusi Polri yang sehat tidak hanya berani memberikan sanksi kepada personel yang melakukan pelanggaran, tetapi juga mampu memberikan penghargaan kepada mereka yang menunjukkan dedikasi dan prestasi.
Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama yang harus terus dijaga melalui pelayanan yang tulus dan profesional.
"Kunci keberhasilan institusi adalah kepercayaan masyarakat. Teruslah berbuat baik, jalankan tugas pokok dengan penuh tanggung jawab, bangun karakter dengan hati yang baik, tutur kata yang baik, dan tindakan yang membawa manfaat bagi masyarakat," katanya.
Penghargaan diberikan kepada berbagai satuan kerja dan personel yang berprestasi, di antaranya Direktorat Lalu Lintas Polda Riau atas kepedulian kemanusiaan, personel Rumah Sakit Bhayangkara, personel Polres Kampar yang berhasil mengungkap kasus narkotika, Polres Dumai atas penanganan tindak pidana pekerja migran dan pengungkapan kasus narkoba, personel Polda Riau yang meraih prestasi pada Kejuaraan Karate dan Taekwondo Kapolri Cup, yayasan yang berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Presisi, personel Ditreskrimsus bidang pidana kehutanan di Kabupaten Kepulauan Meranti, serta Polres Rokan Hilir atas keberhasilan mengungkap kasus perusakan hutan mangrove di wilayah Limau Kapas.
Kapolda menyampaikan bahwa meski berasal dari berbagai bidang tugas yang berbeda, seluruh penerima penghargaan memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga negara melalui pengabdian di institusi Polri.
"Kalau kita cermati, seluruh penghargaan hari ini lahir dari tugas yang berbeda-beda, tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga negara melalui pengabdian melalui institusi Polri," ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan bahwa menjadi polisi bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hidup untuk menjadi penolong masyarakat.
Ia mendorong seluruh personel untuk terus mengedepankan pemolisian yang humanis, berorientasi pada kemanusiaan, serta mendukung pembangunan peradaban yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjamin.
"Saya percaya setiap kerja baik yang dilakukan dengan ikhlas pada waktunya akan memperoleh penghargaan yang layak. Momentum ini harus menjadi penguat budaya kerja yang menjunjung tinggi profesionalisme dan semangat melayani," tuturnya.
Menutup arahannya, Kapolda Riau juga mengumumkan bahwa pada 1 Agustus mendatang, dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Riau akan melepas Ekspedisi Merah Putih Presisi.
Kegiatan tersebut akan membawa personel hadir langsung di tengah masyarakat hingga ke daerah-daerah pelosok, termasuk wilayah Kepulauan Meranti, sebagai wujud nyata pelayanan dan pengabdian Polri kepada masyarakat.(beng)