Ayah Biadab di Rohul Cabuli Dua Putri Kandung, Kabur, Bonyok Ditangkap Massa

Redaksi - Kamis, 09 April 2026 21:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/04/_3816_Ayah-Biadab-di-Rohul-Cabuli-Dua-Putri-Kandung--Kabur--Bonyok-Ditangkap-Massa.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pelaku bonyok setelah ditangkap massa.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comROHUL - Warga SP 1 Desa Sungai Kuti, Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menangkap Wak Ireng, seorang pria paruh baya pada Rabu malam (8/4/2026). Pria itu menjadi sasaran amuk massa hingga babak belur.

Tindakan warga cukup beralasan. Pria itu diduga kuat melakukan tindakan asusila terhadap dua putri kandungnya. Bejatnya, salah satunya masih di bawah umur.

Sebelum tertangkap, Wak Ireng ternyata sempat bersembunyi dan berpindah-pindah tempat. Ia bahkan sempat menyamar sebagai pencari brondolan sawit untuk mengelabui warga.

Pelaku sebelumnya sempat menjadi buron warga selama tiga hari. Di akhir pelariannya, Wak Ireng akhirnya tertangkap di area Simpang PT SAM hingga mengalami luka serius akibat dihajar warga yang geram dengan perbuatan bejatnya.

Tak lama setelah aksi massa mereda, pihak kepolisian dari Polsek Kunto Darussalam tiba di lokasi untuk mengaamankan pelaku dari amukan massa yang lebih parah. Wak Ireng langsung digelandang ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Diketahui, aksi pelaku terungkap setelah putri sulungnya, yang berusia 16 tahun tidak lagi sanggup menahan perlakuan ayahnya. Dia melarikan diri dari rumah ke kediaman abangnya untuk mencari perlindungan.

Salah seorang warga di lokasi kejadian menuturkan pengakuan memilukan dari korban. Bahwa korban selama setahun diperlakukan tidak senonoh oleh ayahnya. Dalam sepekan bisa sampai tiga kali.

Korban mengaku selama ini bungkam karena terus berada di bawah ancaman sang ayah.

Parahnya, sang adik yang masih berusia 5 tahun turut menjadi pelampiasan nafsu setan pria biadab itu.

"Dia sebenarnya sudah pernah mengadu ke ibunya, tapi ibunya tidak percaya. Itulah yang membuat dia nekat kabur dan melapor ke abangnya," ujar warga.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Biadab! Balita 4 Tahun di Rohil Tewas Dicabuli Kakek Kandung

Hukrim

Gadis Belia di Inhu Digilir Berulang Kali, 5 Remaja Diamankan

Hukrim

Bejat! Bapak Tiri dan Dua Orang Keluarga Setubuhi Bocah

Hukrim

Pelaku Pencabulan Anak Diamankan Polsek Tambang Setelah Bonyok Dihajar Massa

Hukrim

Cabuli Anak Tiri, MI Ditangkap di Kedai Tuak di Siak Hulu

Hukrim

Ayah Bejat di Pelalawan Cabuli Dua Anak Tiri Sejak 2023