Memasuki Hari ke-18, Pencarian Korban Pembunuhan di Sungai Indragiri Dihentikan

Redaksi - Jumat, 30 Mei 2025 13:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/05/_2840_Memasuki-Hari-ke-18--Pencarian-Korban-Pembunuhan-di-Sungai-Indragiri-Dihentikan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Polisi akhirnya menghentikan pencarian skala besar terhadap korban pembunuhan bernama Suyono, warga Singingi Hilir.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comINHU - Setelah 18 hari kejadian dan dua hari pencarian intensif dilakukan, Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu dan tim gabungan menghentikan pencarian skala besar terhadap korban dugaan tindak pidana pembunuhan yang jasadnya diduga dibuang ke Sungai Indragiri, tepatnya di Desa Pematang, Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si mengatakan, keputusan penghentian operasi pencarian ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi lapangan dan hasil analisa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Pencarian korban sudah memasuki hari ke-18 sejak dugaan peristiwa pembunuhan terjadi. Berdasarkan penilaian BPBD, kondisi di lapangan sangat menyulitkan untuk menemukan korban. Standar tanggap darurat pun sudah dianggap cukup," kata Kapolres, Jumat (30/05/2025).

Pencarian hari kedua yang berlangsung pada Kamis (29/05/2025) dimulai sejak pukul 09.30 WIB hingga 17.30 WIB. Tim gabungan yang dikerahkan dalam pencarian tersebut dipimpin oleh Kapolsek Peranap, AKP Rafidin Lumban Gaol dengan kekuatan personel terdiri dari 15 anggota Polsek Peranap, 1 anggota Koramil 05 Peranap, 10 personel gabungan BPBD Kabupaten Inhu dan Peranap, serta 2 anggota Satpol PP dan sekitar 6 orang warga setempat.

Berbagai peralatan pencarian turut digunakan dalam operasi ini, di antaranya 4 unit perahu motor serta 1 perahu karet. Penelusuran dilakukan menyisir aliran Sungai Indragiri mulai dari Tebing Runtuh di Kelurahan Baturijal Hilir hingga sejumlah titik potensial lain. Upaya penyelaman juga telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil.

Meski pencarian skala besar telah dihentikan, Polres Inhu tetap membuka jalur informasi dan mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran Sungai Indragiri, untuk segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Kami mohon kepada warga dan nelayan di sepanjang Sungai Indragiri agar segera menghubungi pihak kepolisian jika melihat sesuatu yang mencurigakan atau menemukan jenazah di wilayah perairan," ungkap Kapolres.

Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Meski begitu, pihak kepolisian tetap siaga dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi perkembangan situasi lebih lanjut.

Sebagaimana diketahui, polisi sudah menetapkan 5 tersangka atas kematian Suyono (54), warga Singingi Hilir yang dibunuh di KM 07. 07 Payo Lebar RT 000/ RW Desa Suka Maju Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Inhu.

Suyono diduga dibunuh oleh pekerja di kebun miliknya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Diduga Dibunuh Mantan Suami, IRT Bersimbah Darah di Dalam Kamar

Hukrim

Penyebab Pasti Kematian Dokter di Pagar Luar RSUD Tengku Rafian Siak Tunggu Hasil Labfor

Hukrim

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal

Hukrim

Kasir PT. MPT di Pelalawan Ditusuk 22 Kali, Uang Rp76 Juta Digondol Rampok

Hukrim

Pembunuhan Sadis di Dumai Terungkap, Pelaku Suami Siri

Hukrim

Medio Januari-Mei 2026, Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Curat, Curas, dan Curanmor