Dua Perempuan di Pekanbaru Dilaporkan Bobol Rumah Ibu Kandung Sendiri

Redaksi - Kamis, 15 Mei 2025 16:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/05/_9680_Dua-Perempuan-di-Pekanbaru-Dilaporkan--Bobol-Rumah-Ibu-Kandung-Sendiri.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Polisi saat melihat rumah korban yang kemalingan.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Rumah milik Rahmaini Atikayana (52), warga Jalan Pemuda No 12 Payung Sekaki Kota Pekanbaru , diduga bobol oleh putri kandungnya sendiri, SL dan ST. Keduanya membawa kabur 1 unit kulkas , 2 televisi, kompor gas, springbed, lemari, jam tangan, aksesoris , emas serta beberapa dokumen penting milik pelapor.

SL dan ST membobol rumah ibu kandungnya pada Senin (12/5/2025) sekitar pukul16.50 WIB . Rumah Rahmaini kosong karena dirinya saat itu sedang berada di rumah lainnya. Diketahui, kedua pelaku masuk melalui pintu belakang.

Rahmaini mengetahui harta milikya raib dari putranya, Sumaychel yang diberitahu tetangga sekitar pukul 16.50 WIB. Tetangganya itu melihat dua anak perempuan korban membawa barang miliknya menggunakan satu unit mobil pikap.

Mendapat informasi dari tetangganya itu, Rahmaini bersama Sumaychel langsung menuju rumahnya. "Sesampainya di rumah, saya melihat isi rumah berantakan dan semua barang-barang milik saya sudah hilang," ungkap Rahmaini kepada beberapa awak media.

Dengan perasaan lemas dan sedih, Rahmaini meminta bantuan sahabatnya, Ros, untuk membuat laporan ke Polresta Pekanbaru sekitar pukul 22.09 WIB.

"Saya berharap semoga kedua putri kandung saya ini cepat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatan yang dilakukannya," ujar Rahmaini.

Dengan sedih Rahmaini juga mengungkapkan bagaimana perbuatan kedua putrinya terhadap dirinya selama ini. Rahmaini menilai mereka sudah tidak menganggap dirinya ibu kandung serta selalu mendapat perlakukan kekerasan. Mulai dari membentak bahkan sampai memukul.

"Jadi sudah habis kesabaran saya terhadap mereka, dan saya akan melanjutkan proses hukum, semoga nanti mereka bisa bertaubat dan menjadi baik," harap Rahmaini.

Heri (37), selaku tetangga Rahmaini Atikayana yang juga saksi dari kejadian ini menjelaskan, pada pukul 17.00 WIB dirinya melihat dua Perempuan memakai jilbab, sementara seorang lagi tidak beserta mobil pikap dengan supirnya.

Mobil tersebut penuh dengan muatan barang-barang yang diambil dari rumah korban. Sekitar setengah jam mereka hilir mudik mengangkut barang dari rumah itu.

"Merasa ada kejanggalan, karena saya mengetahui wajah pemilik rumah No. 12 B di Jalan Pemuda ini, yakni Rahmaini Atikayana. Saya menelpon anak Rahmaini, Sumaychel untuk memberitahukan bahwasa barang-barang Rahmaini diangkut oleh orang tak dikenal," terang Heri.

Tak berselang lama, Sumaychel datang ke rumah orang tuanya dan selanjutnya melaporkan perihal ini kepada Rahmaini.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Diduga Curi Buah Sawit di Kebun PT. APN, Humas Laporkan ke Polsek Keritang

Hukrim

Bobol Kotak Amal, Pasutri di Bengkalis Ditangkap Warga

Hukrim

Rumah Kontrakan Dibobol, Motor dan Tas Mahasiswi Raib

Hukrim

Potret Buruk Penegakan Hukum di Indonesia, Mobil Mantan Polisi Dicuri Oknum Polisi di Kantor Polisi, Didiamkan Polisi

Hukrim

Pelaku Curanmor Diringkus Warga Pandau

Hukrim

Melawan Saat Ditangkap, Residivis Otak Pelaku Pemboboan Brankas di Sukajadi Didor!