Perempuan Dianiaya Debt Collector di depan Mapolsek Bukit Raya, 4 Diringkus

Redaksi - Senin, 21 April 2025 02:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/04/_6999_Perempuan-Dianiaya-Debt-Collector-di-depan-Mapolsek-Bukit-Raya--4-Diringkus.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Empat pelaku pengeroyokan ditahan di Mapolsek Bukit Raya.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Tim gabungan Opsnal Polsek Bukit Raya dibackup Tim Jatanras Polresta Pekanbaru bersama Resmob Polda Riau meringkus 4 debt collector pelaku pengeroyokan dan penganiayaan tethadap seorang perempuan. Peristiwa itu terjadi di gerbang depan Mapolsek Bukit Raya.

Para pelaku mengeroyok seorang wanita yang juga berprofesi sebagai debt collector pada Ahad (20/5/2025) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Peristiwa memalukan ini dipicu rebutan untuk menarik mobil klien. Dalam kejadian itu, kaca mobil korban pecah dan pelapor mengalami luka di kepala.

Tim Opsnal Polsek Bukit Raya dibackup Resmob Jembalang Polresta Pekanbaru dan Unit Jatanras Polda Riau akhirnya menangkap empat orang di dua lokasi berbeda.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol Syafnil menegaskan, keempat pelaku yang berhasil diamankan yakni A (46), MHA (18), R (46) dan RS (34). Korbannya adalah Ramadhani Putri (30) yang juga berprofesi sebagai debt collector.

"Dua orang ditangkap di Rumbai dan dua orang lainnya di Kubang Raya. Mereka merupakan anggota debt collector Fighter, tujuh dari mereka saat ini telah masuk daftar pencarian orang (DPO)," terang Kapolsek

Kejadian bermula ketika korban bersama seorang teman prianya berniat untuk menarik sebuah mobil, namun pihak debt collector dari vendor lain juga berupaya untuk menarik kendaraan tersebut. Untuk itu kedua belah pihak melakukan negosiasi di Hotel Furaya, namun tidak ada titik terang.

Kemudian, korban diminta untuk datang ke Jalan Parit Indah. Di lokasi itu ada sekitar 20 orang anggota debt collector lain yang telah menunggu dan terjadilah keributan dan pemukulan terhadap korban.

Korban lalu kabur menyelamatkan diri ke Polsek Bukit Raya. Sesampainya di depan mapolsek, korban dihalangioleh 20 anggota debt collector. Mereka memukul mobil pelapor dengan batu dan kayu juga ke arah kepala bagian belakang pelapor.

"Akibatnya kepala pelapor mengalami luka dan menggeluarkan darah serta kaki sebelah kiri memar," ungkap Kompol Syafnil.

Mendengar keributan itu, anggota intel dan personil piket Polsek Bukit Raya keluar untuk menetralisir keadaan.

"Setelah personil Intel keluar dari kantor Polsek, para pelaku kabur, korban langsung membuat laporan polisi," ungkap Kompol Syafnil.

Ada empat oknum polisi yang berada bersama para pelaku. Oknum ini merekam kejadian dan tidak melakukan upaya pencegahan.

"Aksi pada malam itu juga terekam kamera CCTV di kantor kami. Saya telah melaporkan keempat oknum polisi itu ke Kaporesta Pekanbaru untuk diusut," papar Kompol Syafnil mengakhiri.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Hukrim

Pelaku Penikaman Badut di Marpoyan Serahkan Diri ke Polisi

Hukrim

Badut Pengamen di Marpoyan Ditikam, Usus Terburai

Hukrim

Kasus Pembacokan Mahasiswi di Kampus UIN Suska Riau, Direncanakan Sejak November Lalu

Hukrim

Kondisi Mahasiswi yang Dibacok di Lingkungan Kampus UIN Suska Pekanbaru Berangsur Stabil

Hukrim

Mahasiswi Dibacok di Kampus UIN Pekanbaru, Pelaku Diduga Mantan Pacar