Siapa Kartono Huang, Tersangka Jaringan Narkoba Internasional yang Berfoto dengan Bupati Rohil?

Andi - Kamis, 19 September 2024 14:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/09/_157_Siapa-Kartono-Huang--Tersangka-Jaringan-Narkoba-Internasional-yang-Berfoto-dengan-Bupati-Rohil-.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Kartono Huang dalam foto bersama Bupati Rohil Afrizal Sintong.(Foto: Ist)
ROHIL - Masyarakat Rokan Hilir (Rohil) dihebohkan dengan beredarnya foto tersangka kasus narkoba jaringan Internasional, Kartono Huang bersama Bupati Rohil Afrizal Sintong. Dalam foto tersebut, Kartono dan Bupati berselfi di dalam mobil. Siapa Kartono Huang ini?

Kartono Huang diketahui ternyata adalah calon anggota DPRD 2024-2029 nomor urut 1 yang gagal merebut kursi legislatif dari Dapil I Rohil ( Kecamatan Bangko , Sinaboi , Pekaitan, Batu Hampar). Dia maju melalui Perindo, partai besutan Hary Tanoe.

Setelah beberapa bulan namanya hilang dari peredaran, pria kelahiran Bagansiapiapi 28 tahun lalu ini dikabarkan diciduk Polsek Bangko, Polres Rohil karena terlibat peredaran narkoba jaringan internasional.

Tak tanggung-tanggung, dalam kasus itu polisi mengamankan barang bukti sabu sebanyak 45 kilogram serta 35 ribu butir pil ekstasi dan satu unit mobil Daihatsu Sigra.

Sebelum tertangkap, Kartono yang kerap disapa Ahuat ini sempat melarikan diri menuju Jambi. Polisi pun langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya

Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni SIK MH melalui Kasi Humas Polres Rohil, Ipda Edi purnomo, SH menjelaskan, pihaknya sudah dua bulan melakukan penyelidikan terhadap aktifitas boat yang diduga kuat membawa barang yang bersandar di pinggir sungai pada malam dan subuh hari.

Kini tersangka diamankan di Direktorat Narkotika Polda Riau.

Di beberapa media sosial berita ini hangat diperbincangkan. Bahkan foto tersangka bersama Bupati Rohil Afrizal Sintong dikaitkan dan dituding seakan ada hubungannya.

Sebelumnya, Bupati Rohil Afrizal Sintong saat dikonfirmasi sangat menyayangkan unggahan salah satu pengguna media sosial Facebook tersebut, Kamis (19/9/2024)."Sebagai seorang Bupati, tentu banyak orang yang dekat dengan saya. Siapa pun masyarakat yang ingin berfoto, saya tetap layani. Bahkan dari semua kalangan tanpa memandang status," kata Bupati.

Bupati juga mengaku terkejut karena dirinya dikaitkan dengan seorang warga Bagansiapiapi tersebut karena tertangkap kasus peredaran Narkotika.Selaku kepala daerah, tegas Bupati, dirinya sangat mendukung sepenuhnya pihak kepolisian untuk mengusut secara tuntas peredaran Narkotika di Kabupaten Rohil.

"Siapa saja yang mengedar barang haram tersebut harus dihukum dan ditindak sesuai aturan negara kita," tegasnya.Bupati juga kembali mengingatkan seluruh lapisan agar tidak menyebarkan berita hoax dan fitnah. Apalagi, di masa-masa menjelang Pilkada seperti saat ini.

"Kita tau, masa Pilkada ini sangat banyak berita hoax dan fitnah yang beredar di media sosial untuk menyerang saya. Saya minta kepada masyarakat agar tidak mudah termakan isu-isu yang tidak benar," pesanBupati.(Yan)

Editor
: Andi

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu, Seorang WNA Diamankan

Hukrim

Agung Nugroho Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba!

Hukrim

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate

Hukrim

Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu

Hukrim

Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine

Hukrim

Polda Riau Sita 9 Bungkus Besar Narkotika dari Penangkapan di Perbatasan Pekanbaru-Pelalawan